Pasca operasi pemisahan terhadap Adam dan Malik Silitonga, bayi kembar siam dempet perutitu kini kondisinya kian membaik dirawat Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Medan.
Bayi kembar asal Tapanuli Utara (Taput) ini sudah bisa bermain satu sama lainnya, makan dan minum dan dibawa berjalan-jalan di sore hari menggunakan stroller.
Kasubbag Humas RSUP H Adam Malik, Rosario Dorothy Simanjuntak (Ocha) Senin (5/8) menyampaikan kepada Newscorner.id saat ini Adam dan Malik sudah dipindahkan ke ruangan lain tempat semula dirawat sejak Senin lalu. Namun, tetap di ruang isolasi dengan pengawasan khusus.
“Kondisi Adam dan Malik semakin membaik, sangat sehat. Minggu depan direncanakan sudah bisa pulang berobat jalan,” terang Ocha
Sebelumnya, bayi kembar siam dempet perut yang kini berusia 7 bulan lebih berhasil dipisah oleh tim medis RSUP H Adam Malik melalui operasi pada, Selasa 23 Juli lalu dengan waktu proses operasi pemisahan sekitar lima jam.
Bayi kembar siam asal Desa Manalu Purba, Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara itu lahir pada 22 November 2018 silam dari pasangan suami istri Juliadi Silitonga dan Nurida Sihombing.(Rivay )




Discussion about this post