Musibah kebakaran yang mengakibatkan empat keluarga kehilangan harta benda dan tempat tinggalnya di Jalan Kyai, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Pematangsiantar beberapa lalu masih menyisakan duka dan luka.
Sejumlah pihak pun memberikan perhatian dan empatinya kepada para korban. Tak ketinggalan dari Program Keluarga Harapan (PKH) Dinas Sosial Kota Pematangsiantar. Di mana dua keluarga dari korban tersebut terdaftar sebagai keluarga penerima manfaat PKH.

Koordinator Kecamatan PKH Siantar Barat Sapriani Pratiwi, kepada Newscorner.id menyampaikan kehadiran tim yang terdiri dari Kepala Bidang Sosial di Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Risbon Sinaga, Koordinator PKH Pematangsiantar Rudi hartono, beserta pendamping sosial PKH Kota Pematangsiantar menemui keluarga yang tertimpa musibah pada Jumat (9/8) untuk memberikan santunan kepada korban kebakaran khususnya dua keluarga penerima manfaat PKH.

Bantuan berupa uang tunai diserahkan kepada keluarga Dewi Putri Ningsih dan Harlina Lubis. Disampaikan Sapriani, Harlina memiliki anak usia tiga tahun, sementara Harlina dan suaminya saat ini tengah menjalani perawatan intensif akibat luka bakar. Suaminya alami luka bakar 90% dan Harlina 50%.
“Setiap keluarga korban menerima bantuan Buffer Stock yaitu kebutuhan dasar dari Dinas Sosial. yang namanya Buffer Stock yaitu kebutuhan dasar. Dari PKH sendiri, kami berencana memberikan komplementari kepada anak ibu Harlina yang notabene tidak punya KIS. Jadi kami mencoba urus ke BPJS hari Senin ini untuk diurus secara mandiri dulu,” jelas Sapriani Pratiwi .(vay)




Discussion about this post