Harapan keluarga pasien agar mendapatkan kesembuhan setelah dirujuk dari Rumah Sakit Vita Insani (RSVI)Pematangsiantar ke Rumah sakit di Kota Medan untuk sementara tertunda. Pasalnya mobil Ambulance Toyota Hillux BK 1101 WU milik RSVI yang membawa pasien mengalami kecelakaan.
Mobil ambulance yang dikemudikan Maruli Pandiangan, 45 tahun, warga Jalan Melanthon Siregar, Gang Cantik Manis, Lorong III, Kelurahan Marihat Jaya, Kecamatan Siantar Marimbun dan membawa pasien, perawat serta keluarga pasien itu terbalik pada Sabtu (10/8) sore sekitar pukul 15.45 WIB di jalur tol Lubuk Pakam-Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.
Disampaikan Kasat Lantas Polres Deli Serdang AKP Budiono kepada Newscorner.id, peristiwa tersebut merupakan kecelakaan tunggal di jalan tol JMKT Medan – Tebing Tinggi KM 47.700 Dusun VI, Desa Pasar Melintang Kecamatan Lubuk Pakan, Kabupaten Deli Serdang.

“Semula mobil ambulance RSVI Toyota Hilux BK 1101 WU yang dikemudikan Maruli Tua Pandiangan datang dari arah Tebing Tinggi menuju ke arah Medan. Sesampainya di tempat kejadian ban belakang sebelah kiri mobil ambulance pecah, sehingga mobil tersebut oleng ke kiri dan hilang kendali kemudian terbalik lalu terjadi kecelakaan tunggal,” terang Kasat Lantas Polres Deli Serdang.
Lebih lanjut disampaikan AKP Budiono, saat mengalami kecelakaan, mobil ambulance tersebut membawa empat penumpang yakni, Rudi Antonius Siringo-ringo(33) warga Jalan Gaharu, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara sebagai perawat. Tionggung Sirait(80) warga Jalan RS Brahmana, Kelurahan Sigulang-Gulang, Kecamatan Siantar Utara, pasien. Kemudian dua lainnya Drg Erita Flora Manurung (54) warga Jalan Setia Budi, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan dan Estina Manurung(49) warga Jalan Beringin, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara.
Kasat Lantas juga menjelaskan akibat kecelakaan tersebut, dua orang penumpang mengalami luka-luka. Drg Erita Flora Manurung mengalami memar di lengan sebelah kiri sedangkan Tionggung mengalami luka lecet di tangan sebelah kiri, luka robek di bagian kepala dan kening, luka memar di kaki sebelah kiri kemudian berobat di RSU Grand Medistra Lubuk Pakam.
Direktur RSVI dr Alvin Hoza yang dihubungi Newscorner.id menyampaikan pihaknya tengah menangani hal tersebut dengan memberangkatkan tim yakni dr Harlen Saragih, dr Reinhard Hutahaean untuk mengurusnya ke Medan.
Ketika dihubungi, dr Harlen Saragih membenarkan kalau mobil amulance RSVI yang membawa pasien tersebut mengalami kecelakan.
“Gak apa -apa, pasien sudah dirawat. Kecelakaan karena pecah ban. Apes itu” terangnya.
Sementara saat ditanya kelaian mobil dan SOP yang harus dipenuhi saat ambulance beroperasi membawa pasien, dr Harlen menerangkan sebelumnya kondisi mobil sudah diperiksa dan unit mobil adalah ambulance terbaru RSVI.(vay)




Discussion about this post