Tiga anggota polisi terbakar saat mengamankan mahasiswa yang berdemonstrasi depan Pendopo Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (15/8). Ketiga polisi itu yakni Aiptu Erwin, Bripda Yudi Muslim, dan Bripda FA Simbolon.
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyebutkan, ada tiga anggota kepolisian yang terbakar. Diceritakannya, aksi unjuk rasa tersebut diikuti kelompok Cipayung Plus Cianjur yang menyerukan aksi serentak catatan remedial pemerintah gagal.
Sejak sekira pukul 10.00 WIB, massa yang berjumlah 50 orang berkumpul dan melakukan orasi di gedung DPRD Cianjur. Sekitar 1 jam kemudian, atau pukul 11.00 WIB, massa long march menuju kantor Pemkab Cianjur. Lalu, pukul 12.00 WIB, massa tiba di kantor Pemkab Cianjur dan melakukan orasi.
Lihat postingan ini di Instagram
Sekitar 30 menit kemudian, massa mulai memblokir Jalan Siliwangi, di depan pintu masuk kantor Pemkab Cianjur. Tak ayal, lalu-lintas pun macet.
Tak hanya memblokir jalan, massa juga membakar ban. Saat ada anggota kepolisian yang berusaha memadamkan api, massa emosi dan mengamuk. Aksi mereka berubah brutal. Akibatnya, tiga polisi mengalami luka bakar setelah sebelumnya dilempar bensin.
Awalnya, bahan bakar mengenai tubuh Aiptu Erwin dan langsung tersambar api. Melihat itu, dua rekannya berusaha memadamkan api. Namun ternyata keduanya ikut terbakar.
“Anggota kita, Aiptu Erwin, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Kota Cianjur. Dia melakukan pemadaman namun dalam proses pemadaman ada oknum yang menyiram bahan bakar yang disimpan dalam plastik. Lalu korban terbakar,” terang Trunoyudo.
Sedangkan dua korban lainnya, Bripda Yudi Muslim dan Bripda FA Simbolon. Keduanya merupakan anggota Sat Sabhara Polres Cianjur.
“Keduanya ikut menjadi ketika ingin menyelamatkan rekannya,” sebutnya.
Aiptu Erwin mengalami luka paling parah karena tersambar api dari ban yang dibakar. Luka bakarnya mencapai 80 persen. Namun ia dalam kondisi sadar dan bisa berkomunikasi. Ketiga korban dirawat di Rumah Sakit Sartika Asih.
Sejauh ini, sambungnya, Polres Cianjur dibantu Dirkrimum Polda Jabar telah memeriksa oknum yang diduga membakar ban dan melempar bahan bakar. Ia pun sangat menyesalkan ada oknum yang melakukan pelemparan bensin. (*)




Discussion about this post