Entah apa yang merasuki pikiran Dodi Pance Simamora (27) hingga tega membunuh berenya (ponakan) perempuannya Selin Boru Hutagalung yang masih berusia 2,5 Tahun. Peristiwa tragis dan sangat menyayat hati itu Jumat (4/10/2019) pagi sekitar 08.30 WIB terjadi di Teluk Bakau, Kampung Ubi, RT 01/09, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Batam.
Informasi dihimpun, pagi itu Pance pergi ke kebun dan membawa selin lalu menusuk balita itu dengan sebilah pisau. Setelahnya Pance yang diduga menyesal menusuk dirinya sendiri. Pance pun ditangkap warga dan dibawa berobat.
Sementara itu warga lainnya juga melarikan Selin yang sudah bersimbah darah ke RS. Soedarsono Darmosuwito di Nongsa lalu dirujuk ke RS Budi Kemulian untuk mendapatkan perawatan intensif.
Sayang, Selin hanya bertahan sehari. Ia menghembuskan nafas terakhirnya Sabtu (5/10/2019) siang usai menjalani perawatan intensif selama satu hari di ruang GICU Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK) Batam.
Kapolsek Nongsa Kompol Albet P Sihite kepada wartawan, Senin (7/10/2019) mengatakan polisi hingga saat ini sudah memeriksa beberapa saksi termasuk pelaku sendiri.
Dari pengakuan pelaku di rumah sakit, sebelum menikam korban, ia sebelumnya sempat meminjam sepedamotor kepada kakaknya yang tak lain adalah orangtua korban. Pance pun diberi kunci sepedamotor, namun tidak bisa dinyalakan.
Pance lalu mengembalikan kunci sepedamotor dan meminjam sepedamotor lain, tapi permintaanya tak dipenuhi sang kakak.
“Di sana diduga pelaku marah, karena kakaknya tidak mau memberikan kunci motor yang lain. Sementara motor yang ini rusak,” jelasnya.
Pance pun membawa berenya keluar rumah. Hal itu tak menimbukan kecurigaan kepada orangtua korban, karena memang sering dibawa oleh Pance yang merupakan tulangnya (paman).
“Secara garis besar sudah kita periksa. Kita menanyakan bagaimana kronologis hingga ia tega menikam sodaranya sendiri,” kata Albet.
Namun untuk lebih lanjut polisi belum bisa memberikan keterangan karena pelaku pun masih dalam keadaan kritis.
“Itulah alasannya kepada kami. Namun kami tidak bisa meminta penjelasan lebih jauh. Sebab pelaku masih kritis,” katanya.




Discussion about this post