Diduga akibat korsleting lemari es (kulkas) , rumah kontrakan milik Prayugo (56) warga Jalan Dahlia, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat yang dikontrakkannya kepada Siddik (34) di Jalan Sinar Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Sitalasari nyaris ludes terbakar, pada kamis (10/10) sekitar pukul 08.15 WIB.
Peristiwa itu segera diketahui tetangga dan berkat kesigapan warga juga, api dapat dipadamkan dengan peralatan seadanya. Sehingga kerusakan dan api dapat dicegah sehingga tidak sampai menyambar ke rumah yang berada di sebelahnya.
Menurut Masiran (50) salah seorang tetangga mengatakan, peristiwa bermula saat adanya asap putih mengepul yang muncul dari ventilasi. Untuk itu, Masiran berteriak kebakaran, kebakaran. Lalu warga yang berhamburan ikut keluar rumah.
Selanjutnya, Masiran menghubungi Prayugo selaku pemilik rumah. Warga yang sudah berkumpul bersama-sama mendobrak pintu depan rumah tersebut sambil masuk ke dalam rumah. Pemilik rumah yang dibantu warga sekitar berhasil memadamkan api.
“Aku tadi yang pertama kali melihat asap mengepul. Kutelepon lah pemiliknya karena dekat sini, di Jalan Dahlia agar datang melihat rumahnya. Karena rumah yang di kontrakkannya itu dikunci sama yang ngontrak. Makannya kami mau masuk segan juga,”kata Masiran kepada awak media.
Kemudian, mungkin ada warga sekitar sini tadi yang langsung menghubungi pihak pemadam kebakaran (damkar) milik Pemko Siantar. Sehingga ada dua unit mobil Damkar turun kemari ikut memadamkan api dan membersihkan peralatan peralatan lainnya yang sudah ikut terbakar,” tambahnya.
Sementara, Prayugo yang berhasil diwawancarai mengaku jika rumah kontrakan tersebut dikontrak oleh Siddik yang bekerja di Kantor Wilayah (KANWIL) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Utara ll di Jalan MH Sitorus, sedangkan istrinya bekerja di RS Tentara.
” Iya, ini rumah milik saya yang dikontrak perbulannya tujuh juta rupiah. Mereka sudah tujuh bulan disini tinggal. Lalu saya dikabarkan sama Pak Masirin, jika rumah milik saya terbakar. Kalau Api asalnya dari Kulkas yang korslet. Kebakaran ini terjadi, saat keduanya yang mengontrak kebetulan sedang bekerja.
Kalau yang terbakar hanya barang-barang dapurnya saja, karena api belum sempat menyambar ke ruangan lainnya. Alhamdulillah lah, warga sini sigap membantu memadamkan api. Tadi dibantu juga sama pihak kepolisian dari Polsek Martoba dan juga tim pemadam kebakaran, “Pungkasnya.
Sementara, Kanit Reskrim Polsek Siantar Martoba IPTU J Sihombing tampak hadir pasca nyarisnya rumah kontrakan terbakar. Kepada awak media ini, Kanit mengatakan benar terjadi kebakaran. Kalau sumber apinya berasal dari kulkas milik Siddik yang korslet.
Dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pemko Siantar dan Sat Pol PP juga datang ke lokasi. Kemudian melakukan penyemprotan untuk memastikan api benar-benar padam. Beruntung tidak ada korban dalam kebakaran tersebut, namun sejumlah perabotan eletronik seperti peralatan dapur hangus terbakar.
“Kalau kerugian belum bisa dihitung, tapi kira-kira belasan juta, “ungkap Kanit lagi. Dijelaskan, Siddik mengontrak rumahnya pak Prayugo sudah sekitar tujuh bulanan. Kesehariannya Siddik bekerja dikantor pajak Jalan MH Sitorus sini. Kalau istrinya bekerja di RS Tentara Jalan Gunung Simanuk-manuk. (Hendri)




Discussion about this post