Material lumpur banjir dan longsor menerjang Desa Holbung Kecamatan Sitio-tio, Kabupaten Samosir, akibatnya pelabuhan penyeberangan di sana mengalami kerusakan dan sebagian warga terpaksa mengungsi pada Senin (9/12) .
Berdasarkan informasi yang diterima dari Jakkob Siringoringo, warga setempat, banjir lumpur tersebut terjadi tadi malam (Minggu 8/12) sekitar pukul 22.00 WIB.
“Semalam sore hujan deras dan malamnya jam 10, tiba-tiba air melewati volume dan keluar dari sungai menerjang perkampungan,”ujarnya.
Akses jalan penghubung antara Kecamatan Sitio-tio pun lumpuh karena jalan tertutupi material lumpur, kayu yang terbawa banjir. Sejauhinin diketahuin tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun sebagian warga mengungsi ke tempat yang dirasa paling aman berlindung.
Batu bercampur lumpur mengotori perkampungan setelah sungai tidak mampu membensung luapan air hujan yang. Jembatan pun ada yang tertutup material dan dermaga di pelabuhan tepatnya di depan kepala desa hancur.
Kata Jakkob, sampai hari ini sejumlah warga masih mengungsi. Sejauh ini, disebutnya tidak ada korban jiwa, namun ladang dan rumah warga ada yang rusak.
“Secara materi, kerugian kita belum tau. Yang terpenting selamat dan tak ada korban jiwa. Semoga Pemkab cepat dapat mengatasi persoalan ini,”ujar Jakkob.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samosir, Mahler Tamba, kepada wartawan mengaku telah mengetahui kejadian itu. Mahler menyebut, saat ini sudah menurumkan anggotanya.




Discussion about this post