Para camat dan lurah dari Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi Studi banding ke Pemko Pematangsiantar. Mereka ingin menggali informasi dari Pemko Pematangsiantar seputar pengelolaan Dana Kelurahan (DK) yang digulirkan oleh pemerintah pusat.
Rombongan studi banding dari Pemko Tebingtinggi dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs Bambang Sudaryono didampingi Kabag Tata Pemerintahan dan para camat serta lurah. Kedatangan mereka disambut Walikota Pematangsiantar H Hefriansyah SE MM diwakili Pj Asisten I Syah Amsah di Ruang Data Sekretariat Daerah Kota Pematangsiantar, Selasa (4/2) pagi.
Hefriansyah dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Syah Amsah mengucapkan selamat datang kepada rombongan dari Pemko Tebingtinggi di Kota Pematangsiantar, kota yang majemuk namun toleran. Disebutkan, merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi Pemko Pematangsiantar atas kehadiran rombongan dari Pemko Tebingtinggi.

Diterangkan, di tahun 2019 seluruh kelurahan di Kota Pematangsiantar menerima dana kelurahan yang anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tambahan dan Perubahan APBD tahun 2019.
Sebagian besar kegiatan yang dilakukan, lanjutnya, masih terkait perbaikan drainase dan jalan setapak, serta pelatihan- pelatihan. Ke depannya, akan lebih ditekankan pada kegiatan-kegiatan kreatif yang dapat mendatangkan pendapatan di kelurahan masing-masing.
“Kota Pematangsiantar juga senantiasa mengupayakan alokasi APBD untuk Dana Kelurahan mencapai 5 persen dari APBD setelah dikurangi DAU khusus, agar amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dapat dilaksanakan,” terangnya.
Disampaikan juga, Kota Tebingtinggi merupakan tetangga dekat Kota Pematangsiantar. Sehingga sudah sepantasnya mempunyai hubungan yang erat. Dengan pertemuan tersebut, diharapkan ke depannya terjalin kerjasama serta saling mendukung untuk kemajuan kedua daerah.
Sebelumnya, Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemko Tebingtinggi Drs Bambang Sudaryono menyampaikan maksud dan tujuan pihaknya berkunjung ke Kota Pematangsiantar, yakni dalam rangka mengkaji banding tentang pengelolaan dana Kelurahan.
“Menurut kami, Kota Pematangsiantar dalam mengelola dana kelurahan cukup efektif dan kami mendengarnya berjalan dengan baik,” kata Bambang.
Bambang meminta para lurah dari Tebingtinggi benar-benar menyimak ekspos yang nantinya disampaikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Pematangsiantar.
“Jangan sungkan-sungkan untuk bertanya. Apa yang kita dapat dari Kota Pematangsiantar ini akan menjadi masukan dan kajian kita dalam melaksanakan pengelolaan dana kelurahan di Kota Tebingtinggi,” tukas Bambang.
Selanjutnya, disampaikan ekspos oleh Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Fidelis Sembiring SSTP MSi, Plt Kepala Inspektorat Kota Pematangsiantar Juneidi Sitanggang SSTP, Kabag Tapem Titonika Zandrato SSTP, dan mewakili Kepala BPKD Viktor Pardosi SE. Eskpos yang disampaikan tentang pengelolaan dana kelurahan, mulai pembentukan Pokmas, penyaluran dana kelurahan, hingga proses pengerjaan dan pembuatan laporan pertanggungjawaban.
Kemudian, dilanjutkan tanya jawab para lurah dan camat dari Kota Tebingtinggi kepada para OPD dan Pokmas di Kota Pematangsiantar. Kegiatan diakhiri dengan pemberian cenderamata antara Pemko Pematangsiantar dengan Pemko Tebingtinggi. (*)




Discussion about this post