Camat Siantar Marimbun Jan Ericson Chandra Purba SSTP MSi mendapat pujian dari Walikota Pematangsiantar H Hefriansyah SE MM. Pujian yang juga ditujukan kepada sekretaris camat (sekcam) itu terkait toleransi keduanya dalam acara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke VI Tingkat Kecamatan Siantar Marimbun.
“Inilah hebatnya Kota Pematangsiantar. Kota toleransi bukan hanya diucapkan. Kita lihat Pak Camat dan Pak Sekcam, walaupun mereka beragama Nasrani, tetapi cara mereka mengucapkan salam dan Musabaqah Tilawatil Quran sangat fasih. Ini menandakan begitu harmonisnya kita di Kota Pematangsiantar, karena tidak ada membedakan ras, warna kulit, dan agama,” terang Hefriansyah dalam sambutannya saat acara pembukaan MTQ Tingkat Kecamatan Siantar Marimbun, di Jalan Melanthon Siregar Kelurahan Pematang Marihat, Kecamatan Siantar Marimbun, Rabu (5/2) sore.
Menurut Hefriansyah, di acara seremonial dan perayaan untuk kebersamaan dan kemajuan Kota Pematangsiantar, sudah selayaknya semua turut serta memeriahkan. Saat acara MTQ, warga yang beragama Kristen ikut memeriahkan. Kemudian, saat Natal Oikumene, masyarakat Muslim juga memeriahkan. Lalu, saat Imlek Fair, semua suku, agama, dan ras juga ikut memeriahkan.

“Itu menandakan masyarakat Kota Pematangsiantar kompak untuk membangun Kota Pematangsiantar yang semakin Mantap, Maju, dan Jaya,” katanya.
Lebih lanjut dikatakan Hefriansyah, ia sangat bangga dengan keharmonisan yang sudah terjalin di Kota Pematangsiantar.
“Apapun kegiatannya, tetap bergotong royong, seperti motto Kota Pematangsiantar, yaitu Sapangambei Manoktok Hitei, yang artinya bergotong royong demi tujuan mulia. Itu menandakan kalau ada yang berat sama-sama kita pikul, dan kalau ada yang ringan sama-sama kita jinjing. Jangan memperdebatkan perbedaan, karena Tuhan menciptakan kita berbeda. Yang perlu, mari kita bersama-sama membangun dan memajukan Kota Pematangsiantar yang kita cintai,” jelas Hefriansyah.
Hefriansyah mengatakan, Alquran merupakan mukjizat yang diberikan Allah kepada Nabi Muhammad yang bisa dilihat, dibaca, dan dipedomani.
“Jadi mari kita pedomani Alquran dalam kehidupan kita sehari-hari agar langkah dan tutur kata kita bisa mencerminkan Alquran,” ajaknya.
Hefriansyah pun mengucapkan terima kasih kepada orang tua dan masyarakat yang begitu antusias memberikan semangat dan motivasi kepada putra-putri tercinta untuk mengikuti MTQ.
“Kepada adik-adikku, bukan kejuaraan dan kemenangan yang dinantikan, tapi semangat keberanian untuk tampil. Itu sudah hal yang luar biasa,” katanya lagi.
Masih dalam sambutannya, Hefriansyah berpesan, peserta yang meraih juara agar mempertahankannya. Juga meningkatkan potensi agar prestasi yang diraih tidak hanya sampai tingkat kecamatan. Tapi bisa melaju ke tingkat kota, tingkat provinsi, bahkan tingkat nasional.
Sedangkan bagi yang belum memperoleh juara, agar tetap berlatih agar ke depannya bisa menorehkan prestasi.
Sementara itu, Ketua Panitia MTQ Tingkat Kecamatan Siantar Marimbun Agus Pandapotan menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti 88 peserta. Mereka mengikuti perlombaan untuk kategori Tilawah dewasa, remaja, dan anak-anak putra/putri. Lalu Tartil golongan anak- anak putra/putri, Tahfiz, Syahril, dan Fahmil. MTQ, katanya, berlangsung sdua hari, yaitu 5-6 Februari 2020.
Acara MTQ diawali Pawai Ta’aruf yang diikuti unsur kecamatan, kelurahan, serta masyarakat. Lalu dilanjutkan acara pembukaan yang diisi pembacaan ayat suci Alquran dan pelantikan Dewan Hakim.
Pembukaan MTQ dihadiri Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Syahputri Hefriansyah Boru Hutabarat, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamayan (Forkopimcam) Siantar Marimbun, Camat Siantar Marimbun, dan lurah se-Kecamatan Siantar Marimbun, mewakili Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Pematangsiantar Irwan SE MM, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Siantar Marimbun Drs Masjudan Pulungan, alim ulama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda. (*)




Discussion about this post