Keluarga dan kerabat serta petugas, Seni (5/10) beramai- ramai melakukan pencarian terhadap Endi Fernando (17) warga Huta Silou Tomuan, Nagori Bongguran Kariahan Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun yang tenggelam dan hilang di Air Terjun Balala Tarak Nionggang, Huta Silaou Tomuan,Nagori Bongguran Kariahan Kecamatan Raya.
Di mana pada hari Senin tanggal 05 Oktober 2020 sekitar Pukul 09.00 WIBPolsek Pamatang Raya mendapat informasi dari masyarakat Bongguran Kariahan perihal adanya orang hanyut atau tenggelam di air terjun Balala Tarak Nionggang.
Selanjutnya Kapolsek Pamatang Raya IPTU L Silalhi menghubungi pihak BPBD Simalungun, Basarnas, Dan Ramil 14/Raya, Camat Raya dan Kepala Puskesmas Raya terkait kejadian tersebut.
Sekitar pukul 11.00 WIB, BPBD Simalungun, Basarnas, Dan Ramil 14/Raya, Camat Raya dan Kepala Puskesmas Raya tiba di Polsek Pamatang Raya dan langsung berangkat bersama-sama menuju TKP Air Terjun Balala Tarak Nionggang.
Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo, melalui Kasubbag Humas AKP Lukman Hakim Sembiring menyampaikan, kronologis kejadian orang hanyut itu terjadi pada hari Minggu tanggal 04 oktober 2020 sekitar pukul 12.00 WIB.
Di mana korban hanyut yang belum ditemukan an. Endi Fernando bersama sama dengan 5 orang temannya datang ke air terjun Huta Silaou Tomuan Nagori Bongguran Kariahan. Selanjutnya sekitar pukul 12.30 WIB 2 orang teman Endi yakni Melanton Garingging (16) dan Roni Purba (19) hampir hanyut dibawa putaran air yang berada dibawah air terjun.
Spontan, Endi Fernando melompat ke dalam air terjun tersebut untuk menolong dua orang temannya itu. Namun Endi tidak sanggup menolong karena tidak bisa berenang, sehingga terbawa oleh putaran air yang berada di bawah air terjun tersebut.
Sementara Melanton dan Roni dapat ditolong oleh teman-temannya yang lain. Endi menghilang dan tenggelam, teman temannya pun berusaha mencari namun tidak ditemukan. Sekitar pukul 13.00 WIB teman- teman Endi pun menghubungi pihak keluarga dan warga masyarakat setempat untuk memberitahukan kejadian hanyut dan tenggelamnya teman mereka.
Keluarga Endi yang datang beramai-ramai dengan masyarakat tiba di lokasi air terjun dan berusaha mencari Endi, namun tidak juga ditemukan. Sesuai petunjuk Tim Basarnas pencarian dihentikan sementara berhubung cuaca hujan deras sehingga tidak mendukung untuk dilakukannya pencarian.


Discussion about this post