Kata beruntung wajar diberikan kepada Daniel Sinurat (38), saat sebuah Granat Mortir bekas peninggalan belanda terangkut jala miliknya tidak meledak.
Kejadian ini terjadi di perairan Danau Toba Pantai Marihat Pesangggerahan Bung Karno Kelurahan Tiga Raja Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Selasa (10/4) sekitar pukul 07.30 WIB.
Daniel yang tinggal di jalan Sisingamangaraja Kelurahan Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun kemudian menceritakan awal penemuannya kepada wartawan.
Pekerjaannya sebagai nelayan ikan di perairan Danau Toba sudah berpuluh puluh tahun ia lakoni, hingga temuan granat tersebut sempat membuat dirinya takut dan ada rasa trauma.
Berawal pada saat dirinya berangkat sekira pukul 05.00 pagi dari rumah untuk menjala ikan. Dua jam kemudian, saat melintasi perairan danau toba komplek pesanggerahan Soekarno Presidan RI I, dirinya tiba tiba kaget ketika menarik jalanya berisi granat mortir yang sudah berkarat.
“Terkejut setengah mati aku bang saat kuangakat jalaku. Saat ini, ada juga rasa takut dan trauma bang kalau menjala ikan di danau toba. Maklumlah bang, pekerjaan sebagai nelayan ini sudah berpuluh puluh tahun ku kerjakan, belum pernah ku temukan begini. Harapan saya, kepada pihak terkait agar sesekali mengadakan program pembersihan danau toba. Karena takut juga kalau kesenggol bisa meledak dan dapat membahayakan pengunjung serta nelayan seperti kami ini”. “Harapnya.
Bersama rekannya, akhirnya temuan granat tersebut dilaporkan ke Kantor Koramil 11 Parapat. Anggota Koramil 11 Parapat Serka T. Sianturi akhirnya mengamankan temuan granat tersebut ke Kantor Koramil Parapat dan telah dilaporkan ke Dan Ramil 11 Parapat Kapten Prawoto.
Saat dikonfirmasi awak media, Kapolsek Parapat Raymond GM Hutagalung sekira pukul 20.00 WIB mengatakan tadi pagi sekira pukul 09.00 WIB telah melakukan pengecekan ke kantor Koramil Parapat. Ia juga mngucapkan bahwa tadi sore, sekira pukul 18.00 wib, temuan granat telah dibawa ke Mako Brimob Siantar.
“Hasilnya, menurut Serka T Sianturi, bahwa granat tersebut sudah berkarat dan belum pernah di ledakkan, namun tidak menutup Kemungkinan bahwa Granat yang ditemukan tersebut dapat berpotensi meledak. Diketahui, Granat Mortir tersebut Buatan Unisoviet ukuran 120 mm jenis OF-843 Morta”. “Ucap Kapolsek.
Lanjutnya, granat tersebut sudah di serahkan kepada Tim Jibom Sat Brimobda Sumut Subden 2/B Pematangsiantar yang diterima oleh Katim Jibom Aiptu Bambang Sudirmanto SH yang dituangkan kedalam Berita Acara Serah Terima.
“Granat Mortir Buatan Unisoviet 120 mm jenis OF-843 Morta untuk diteliti lebih lanjut yang berlangsung aman dan baik,” Ucapnya lagi. (Turnip)




Discussion about this post