Bahagia akan kepulangan orang tercinta yang berharap dapat bermesraan dengan sang suami. Namun justru sebaliknya yang dialami Fauziah Nur (20) warga Kota Tebing Tinggi ini malah di siksa suami didalam rumah kakak ipar, (12/4) sekira pukul 16.00 WIB.
Sebelumnya, sang suami Hardi Syahputra (25) warga Pulau Lawan Nagori Bah Gunung Kecamatan Bandar huluan Kabupaten Simalungun ini pergi merantau ke kalimatan dan meninggalkan istrinya Fauziah Nur.
Menunggu hingga berbulan bulan, ternyata kabar sang suami tidak pernah ada, diibaratkan sang suami menghilang di telan bumi. Hingga di suatu hari, tepatnya pada hari sabtu (10/4) sekitar pukul 09.00 WIB kabar gembira pun tiba.
Suami dikabarkan telah pulang, namun alangkah kecewanya hati Fauziah Nur, ternyata kepulangan suaminya menimbulkan masalah baru. Ia malah mendapat perlakuan kasar berupa siksaan pukulan dan kata cerai dari suami nya.
“Jangan kau ganggu hidupku karena kita tidak cocok lagi. Sekarang aku mau minta cerai dari kau. Aku juga tidak mau hidup bersamamu lagi, ” bentak Hardi seperti ditirukan Nur.
Tak terima ucapan suami, Fauziah Nur memohon sembari berkata ” kenapa kau gak mau bertemu denganku. Kalau kau gak mau lagi sama ku, antarkan aku pulang ke rumah orang tuaku bagus bagus,”Ucap fauziah kepada suaminya.
Mengharapkan itikad baik, malah pukulan dan siksaan ia terima. Hardi spontan emosi lalu menolak tubuh istrimya hingga terjatuh.
Selanjutnya pelaku dan istri bersamaan masuk kedalam rumah. Tak terima perkataan “antarkan aku ke rumah orang tuaku”, Hardi kembali emosi lalu menyiksa dengan cara menumbuk perut korban, dan memutar pergelangan tangan sebelah kirinya.
“ditumbuknya perutku lalu tanganku sebelah kiri di putarmya hingga memar,” Paparnya lagi.
Tak taham dengan perlakuan pelaku, akhirnya Fauziah Nur melaporkan Hardi ke Mako Polsek Perdangangan, Kamis (12/4) sekira pukul 16.00 WIB.
Ketika di konfirmasi awak media, Kapolsek membenarkan kejadian tersebut dan kini laporan korban telah diterima.
“Benar, ada laporan KDRT kita terima dan masih kita lakukan pemeriksaan,”Jelas Kapolsek.(Turnip)




Discussion about this post