Kapolres Simalungun AKBP M. Liberty Panjaitan, S.I.K., MH pimpin vidcon dari Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw bertempat diruang PPDO Mapolres Simalungun. Senin (30/04/18) pukul 14.00 Wib.
Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Wakapolres Simalungun, Kabag Sumda Polres Simalungun, Kabag Ops Polres Simalungun, para Kasat, Perwira Polres Simalungun serta Kapolsek sejajaran Polres Simalungun.
Video confrence yang disampaikan Kapolda Sumut ke Polres jajarannya membahas mengenai evaluasi Kamtibmas, anev Ops Patuh Toba 2018 serta upaya penggalangan dan renpam May Day 2018. Kapolda Sumut dalam arahannya melalui vidcon,mengatakan bahwa data-data yang masuk ke biro operasi Polda Sumut terkait jumlah tindak pidana yang terjadi di Polres jajaran harus dikaji ulang.
Hal ini dilakukan guna mengurangi dan mengantisipasi terjadinya berbagai kasus tindak pidana khususnya kasus 3C (Curat, Curas dan Curanmor) di wilayah Sumut. Secara umum, data yang dilaporkan ke Asops Polri tidaklah berbeda jauh dengan yang dilaporkan ke Polda Sumut. Dari tahun 2016 ke 2017 mengalamani penurunan kasus 3C.
Dalam vidcon, Kapolda Sumut meminta agar para Kapolres/Tabes dan jajaran bersinergi dengan Dit Reskrimum Polda Sumut untuk mengecek mengapa Polda Sumut menjadi salah satu daerah dengan kerawanan tertinggi kasus Curat, Curas dan Curanmor.
Kapolda Sumut turut mengucapkan terimakasih kepada Polres jajaran yang telah berhasil membantu penurunan kasus 3C serta menyelesaikan kasus dengan baik. Terkait pelaksanaan Ops Patuh Toba 2018, yang hingga dihari keempat ini pelaksanaannya berjalan dengan baik serta penindakan pelanggaran mengalami penurunan.
‘’Saya harap pelaksanaan operasi dapat maksimal serta personil dapat meningkatkan pelaksanaan kegiatan preemtif dan preventif khususnya di wilayah yang rawan pencurian sepeda motor,’’ ucap Kapolda Sumut
Personil turut dihimbau untuk tidak melakukan pungli dan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Dalam rangka kegiatan May Day, Kapolda Sumut berharap masing-masing Polres jajaran mengantisipasi terjadinya unjuk rasa dibeberapa wilayah.
Usai vidcon tersebut Kapolres Simalungun langsung pimpin anev, mengevaluasi kinerja satfung di jajaran Polres Simalungun dan melihat prestasi Polres Simalungun Dalam Penanganan Kasus Curat, Curas, Curanmor dalam triwulan Priode 2018.
Dari data yang diperoleh dari Polda Sumut bahwa pada bulan Januari s/d Maret 2018, Jumlah Laporan Pengaduan tentang pencurian keras sebanyak 6 (enam) LP di wilayah hukum Polres Simalungun dengan jumlah Penyelesaian Tindak Pidana ada 5 Kasus, dengan persentase 83 % (Persen) dan menempati Urutan ke IX dari seluruh Polres sejajaran Polda Sumut.
Data pencurian berat pada Bulan Januari s/d Maret 2018, Polres Simalungun Menerima Laporan Pengaduan sebanyak 41 Kasus, dan Penyelesaiannya sebanyak 30 Kasus, dengan persentase sebesar 73 % (Persen), dan menempati rangking ke V dari 28 Polres Sejajaran Polda Sumut.
Dan data kasus Curanmor mulai bulan Januari s/d Maret 2018, Polres Simalungun dalam penanganan Kasus Curanmor menerima Laporan Pengaduan sebanyak 7 LP, dengan penyelesaian sebanyak 5 Kasus, dengan Persentase Sebesar 71 % (Persen), dan dapat menempati Urutan rangkin ke II (kedua) dari 28 Polres Sejajaran Polda Sumut.
Polres Simalungun akan terus meningkatkan keamanan dan meminimalkan seminimal mungkin terjadinya kasus pencurian di wilayah Hukum Polres Simalungun dan bersinergi dengan TNI dan masyarakat Kab. Simalungun. (POL/Turnip)



Discussion about this post