Berita penikaman terhadap Menko Polhukam Wiranto yang terjadi di Pandeglang, Banten pada Kamis (10/10/2019) siang silam menjadi pusat perhatian hampir seluruh rakyat Indonesia. Hal tersebut pun menuai berbagai pendapat dan kontroversial.
Sejumlah video dari sudut beragam atas peristiwa itu pun viral dan berseliweran di media sosial dan konvensional. Banyak yang menyayangkan dan berempati atas kejadian itu, namun banyak pula yang menanggapinya miring.
Berbagai ulasan dan tanggapan atas peristiwa itu pun bermunculan saling mendahului. Pasca peristiwa itu diungkap, bahwa Syahrial Alamsyah alias Abu Rara pelaku penikaman terhadap Menkopolhukam, Wiranto adalah alumni SMA Negeri 3 Medan dan lulusan S1 dari Universitas Sumatera Utara (USU).
Selanjutnya peristiwa tersebut juga ditanggapi istri perwira bernama Irma Zulkifli Nasution di laman media sosialnya. Namun tanggapan dan postingannya itu selanjutnya viral serta berujung pencopotan jabatan sang suami Kolonel Kav Hendi Suhendi sebagai Komandan Kodim Kendari.
Nama Irma Zulkifli Nasution viral setelah KSAD Jenderal Andika Perkasa mengumumkan pencopotan suaminya dari jabatan Dandim Kendari yang baru 55 hari disandangnya.
Pasca viral tersebut kemudian terkuak lagi bahwa Irma Zulkifli Nasution yang akrab disapa Irma Nasution itu adalah alumni SMA N 3 Medan. Hal ini dituangkan Birgaldo Sinaga dalam laman facebooknya. Mereka satu angkatan di SMA N 3 Medan.

Berikut tulisan Birgaldo Sinaga di Laman Facebooknya:
“Ketika berita seorang istri perwira bernama Irma Zulkifli Nasution viral, saya sempat terpikir apakah dia teman seangkatan SMA saya?
Saya mencoba masuk ke akun fesbuknya. Ternyata sudah ditutup.
Tadi malam kecurigaan saya itu terkonfirmasi dengan informasi dari teman seangkatan saya. Memang benar Irma Zulkifli Nasution adalah Irma Nasution anak alumni SMA 3 Medan angkatan 1990.
Alamakkk…mati anak ayam. Rasanya tidak percaya. Bagaimana mungkin Irma sosok anak yang gaul dan menjadi bintang waktu SMA bisa menulis status seperti itu?
Saya mencoba mengingat kapan terakhir bertemu dengannya.
Uppss. Tahun 2010. Waktu itu kami mengadakan Reuni Akbar Alumni Smantig Medan.
Saya hadir waktu itu. Irma juga hadir. Irma jurusan Biologi. Saya jurusan Fisika. Tapi waktu kelas 1 SMA, kelas kami bertetanggaan. Pacarnya kala itu ya teman sekelas saya. Hehehe.
Irma dikenal sebagai sosok yang ramah. Ia termasuk kembangnya angkatan stambuk kami. Maklum disamping cantik, ia juga pintar bernyanyi. Suaranya merdu.
Waktu acara reuni itu Irma kami dapuk sebagai penyanyi utama di panggung. Ia memimpin angkatan kami tampil menghibur tamu. Penampilannya waktu itu cukup modis. Dress code putih abu-abu dipadunya dengan rompi.
Ada 3 lagu yang kami nyanyikan. Lagu Chrisye, Kuburan Band dan Situmorang. Irma menguasai banyak lagu. Memang dia jago bernyanyi.
Usai reuni, saya tidak pernah ketemu lagi dengannya. Saya hanya dapat kabar karir suaminya semakin menanjak.
9 tahun kemudian, tepatnya hari ini saya dapat kabar tentang Irma. Bukan kabar baik. Tapi kabar buruk. Suaminya Dandim Kendari Kol Kav Hendi Suhendi dicopot dari jabatannya gegara postingan nyinyir istrinya. Sialnya Irma juga bakal berhadapan dengan hukum UU ITE. Postingannya membawa Irma dan suaminya ke masalah besar.




Discussion about this post