Harimau saja tidak akan memangsa anaknya. Malah, ibu muda yang masih berusia 17 tahun ini tega menghabisi anak kandungnya sendiri.
Si anak yang masih berusia 2,5 tahun meregang nyawa di tangan ibunya, N. Meninggalnya balita tersebut diketahui Minggu (11/02/2018) sekitar pukul 07.30 WIB.
Pagi itu, warga Desa Gondang Subah, Batang, Jateng dihebohkan dengan peristiwa pembunuhan seorang bocah. Diketahui, si pelaku merupakan ibu kandungnya. Si ibu, mencakar dan menggigit kepala anak yang semestinya dilindunginya itu.
Bukan itu saja, si ibu cantik itu kemudian memuntir kepala anak yang dilahirkannya hingga tewas.
Setelah si anak tewas, pelaku menyembunyikan jasadnya di kamar tidur. Tubuh si anak yang sudah tidak bernyawa ditutupi selimuti. Pemandangannya, seolah-olah si anak sedang tidur nyenyak. Diduga, tujuan pelaku melakukan itu agar disangka si anak meninggal dunia saat tidur.
Hanya saja, warga menemukan kejanggalan karena di belakang rumah sudah ada lubang yang baru digali.
Polisi sudah mengamankan pelaku di Polsek Subah. Diduga, pelaku tega menghabisi anaknya karena tergoda laki-laki lain. Sementara suaminya diketahui berada di Malaysia.
Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga, membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Pelaku sudah kami amankan dan dimintai keterangan,” kata Kapolres Batang seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Minggu (11/2).
Edi menjelaskan, terungkapnya kasus ini berawal dari kecurigaan Ibu mertua pelaku yang sudah beberapa hari berusaha mencari korban di tempat saudara dan tetangga.
Ibu mertua N juga merasa curiga dengan keadaan pintu kamar pelaku yang dalam keadaan terkunci gembok dari luar.
“Pintu dibuka paksa dan didapati korban berada di dalam dengan kondisi meninggal dunia. Bersama warga lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Subah,” beber Edi.
Mendapat laporan tersebut, petugas piket penjagaan dan unit Reskrim Polsek Subah mengecek TKP bersama dengan Piket Puskesmas. Dari pemeriksaan oleh petugas Puskesmas ditemukan tanda-tandas penganiayaan pada korban.
“Kami masih menunggu Tim DVI dari Polda Jawa Tengah untuk memastikan penyebab kematiannya,” jelas Edi.
Saat diinterogasi, N mengakui bahwa ia telah membunuh anak sendiri dengan membekap wajah anak dengan bantal.
“Saya masuk ke dalam rumah karena habis mandi dan makan, tiba-tiba seperti ada dayang-dayang yang membisiki supaya saya membunuh anak saya,” ujar N kepada petugas. (Red)




Discussion about this post