Naas, hanya beberapa meter sebelum tiba di rumahnya, sepedamotor yang dikendarai Sunardi (35) tabrakan dengan sepedamotor yang dikemudikan Iv, Senin (21/10) sekira pukul 20.00 WIB. Sunardi terpental dan terjatuh hingga kepalanya terluka parah. Ia tewas tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Informasi dihimpun, kecelakaan tersebut terjadi di Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, tepatnya di depan Puskesmas Marubun Jaya.
Malam itu, Sunardi yang tinggal di Nagori Marubun Jaya mengendarai sepedamotor Honda Supra X 125 BK 6845 VAD. Ia datang dari arah Kota Pematangsiantar.
Saat hendak berbelok ke kanan ke gang menuju rumahnya, dari arah Tanah Jawa menuju Pematangsiantar, melaju sepedamotor Honda Astrea Star tanpa plat nomor polisi. Sepedamotor tersebut dikendarai Iv, yang masih berstatus pelajar SMP. Lantas, sepedamotor yang dikendarai warga Simpang Sitapulak Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun, menabrak sepedamotor korban.

Akibat kecelakaan tersebut, Sunardi tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit karena luka parah di kepala bapak enam anak itu. Jenazah pria yang sebelumnya merupakan warga Jalan Seram, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat itu dibawa ke Ruang Forensik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Djasamen Saragih Pematangsiantar untuk divisum.
Sedangkan Iv, dirujuk oleh Puskesmas Marubun Jaya ke Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar akibat luka yang cukup parah.
“Kasus kecelakaannya masih dalam proses penyelidikan, dan masih kita tangani. korban bernama Iv sudah dirujuk ke Rumah Sakit Vita Insani. Sedangkan jenazah Sunardi telah dibawa ke rumah duka setelah selesai divisum di Forensik RSUD Djasamen Saragih,” terang Kanit Laka Satlantas Polres Sinalungun Iptu Amir.
Sementara itu Pangulu Nagori Marubun Jaya, Sarinah mengatakan kecelakaan terjadi Senin (21/10) sekitar pukul 20.00 WIB tepat di depan Puskesmas Marubun Jaya.
“Yang kecelakaan ini warga saya. Jadi jadi selaku pangulu, saya mendampingi pihak keluarga para korban yang ketimpa musibah,” ujarnya singkat.
Usai divisum, jenazah Sunardi langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan rencananya dimakamkan, Selasa (22/10). (Hendri)



Discussion about this post