Merasa kepanasan akibat sakit kanker payudara yang dideritanya, Surni (60) Minggu (29/7) sekira pukul 04.00 WIB memilih untuk berendam ke sungai.
Warga Huta III Buntu Nagori Pamatang Sahkuda Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun ini pun tewas terseret arus sungai bah bolon.
Demikian disampaikan Kapolsek Bangun AKP Putra Jani Purba kepada awak media terkait hilangnya korban di sungai bah bolon, Minggu (29/7) sekira pukul 11.53 WIB.
Korban yang mengalami sakit kanker payudara merasa kepanasan dan meminta mandi kepada anak korban Apris (40).
Surni pun akhirnya di bawa ke sungai bah bolon untuk berendam.
Naas, saat memandikan surni, tiba tiba korban terjatuh lalu hanyut terbawa arus sungai. Selanjuntya, apris melaporkan kejadian ibunya kepada keluarga dan tetangga. Oleh keluarga, laporan dilanjutkan ke Polsek Bangun.
Spontan, keluarga dan puluhan warga melakukan pencarian terhadap korban.
Sekira pukul 10.30 WIB, jasad ditmukan oleh warga. Kemudian, keluarga membawa korban ke rumah duka.
“Mayat telah ditemukan sekura pukul 10.30 WIB. Mengenai anaknya yang membawa korban ke sungai untuk berendam, mempunyai penyakit keterbelakangan mental”. “Jelas Kapolsek.(Johnson Turnip)


Discussion about this post