Tanaman kelapa sawit milik persuahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terlihat tidak terawat. Sementara, perusahaan milik negara itu telah menggelontorkan dana untuk biaya perawatan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) itu.
Pantauan Newscorner.id, Minggu (29/07/2018) siang, tanaman yang dikelolah oleh PTPN IV, Kebun Unit Bah Jambi terlihat tidak terawat. Banyak tanaman merambat ‘menyelimuti’ pohon kelapa sawit dan mengakibatkan beberapa pohon kelapa sawit mati.
Sementara, di sisi lain terlihat bungkus plastik dan karung plastik berserakan di lokasi yang berada di Afdeling V, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun. Karung dan kantong plastik itu merupakan bekas bungkus untuk pupuk.
Arif (45) salah seorang warga yang ditemui tak jauh dari lokasi mengaku bahwa keadaan tersebut sudah lama terjadi. Hanya saja, beberapa kali pihak perkebunan sudah melakukan perawatan tetapi kondisinya masih tetap sama.
“Sudah dibersihkan kayaknya waktu itu, tapi masih aja seperti ini. Mungkin enggak semua dibersihkannya,” katanya.
Sementara itu, Asisten Afdeling V, Hasan Sinaga yang dikonfirmasi, Selasa (31/07/2018) siang mengatakan, untuk perawatan biasanya pihak perkebunan merawatanya pertiga bulan. Ia berkilah bahwa tanaman kacangan (tanaman penutuh tanah/legume cover crops, red) yang sengaja ditanaman pertumbuhannya terus saja meningkat.
“Untuk tanaman kacangan biasanya tumbuh dalam waktu 1 hari 1 malam mencapai 15-30 centimeter. Sementara perawatan yang kami lakukan per tiga bulan,” ungkapnya saat ditemui di kantornya.
Ia juga menjelaskan, bahwa tanaman yang belum menghasilan itu ditanam di lahan dengan luas lebih dari 100 hektar. Dan pihak rekanan yang mengerjakan tersebut bernama Iwan Purba. “Iya, nama rekanannya Iwan Purba orang Siantar. Dulunya punya pihak lain, tapi karena kerjanya tidak beres maka dialihkan ke pihak Pak Iwan,” katanya lagi.
Mengenai kacangan yang kondisinya sudah menutupi tanaman kelapa sawit, ia mengaku bahwa pihaknya akan membersihkan kacangan tersebut agar tanaman tidak rusak. “Terimakasih, kita akan segera benahi,” tuturnya. (Sawal)




Discussion about this post