Betapa teririsnya hati JWS(43) petani asal Nagaraja, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai, ketika mengetahui anak gadisnya yang masih duduk di bangku sekolah menengah itu telah dinodai.
Awalnya sang gadis CSS(16) tak mengakui hal tersebut kepada sang bapak. Namun setelah hendak dibawa ke dokter ia pun bersuara. Kehormatannya telah direnggut di dalam Kamar kost di Jalan Sepat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.
Hal ini terungkap saat JWS merasa curiga atas perilaku putrinya. Pada Minggu (10/2) sekitar pukul 20.00 WIB ia mengetahui kalau putrinya tidak kembali ke rumah.
Ia pun mencari tahu keberadaan putrinya, sekitar pukul 23.00 WIB ia datangi salah satu rumah kost di Jalan Sepat. Disana ia menemukan anaknya dan mempertanyakan dari mana ia hingga larut malam.
“Dari mana kau boru?” tanya JWS pada anaknya. Tak dapat jawaban, emosinya pun memuncak dan memukul anaknya.
Dari sana JWS membawa anaknya pulang ke rumah. Selanjutnya Selasa (12/2) JWS pun berencana membawa putrinya untuk dilakukan pemeriksaan oleh dokter.
Mengetrahui ia akan dibawa ke dokter, CSS pun mengakui perbuatannya bersama ASS (21) warga Naga Huta, Pematangsiantar.
Tak hanya sekali, bersdasarkan pengakuan CSS di hadapan sanga ayah, hubungan intim layaknya suami istri itu ternyata telah mereka lakukan berulangkali di kamar kost. Awalnya mereka melakukannya pada 23 Januari 2019 sekitar pukul 17.00 WIB.
Atas Kejadian tersebut pelapor merasa keberatan akibat perbuatan terlapor terhadap pelapor sehingga pelapor mengadukan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polres Pematangsiantar agar dapat mengungkap pelaku dan dapat diproses sesuai hukum yang berlaku di Negara Kesatuan RI.
Disampaikan Humas Polres Pematangsiantar, Iptu Resbon Gultom kepada Newscorner.id atas dasar laporan tersebut, pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku pada Rabu (13/2) dari rumah kost tersebut.(pol/vay)




Discussion about this post