Angga Bayu Prasetya, pria pemilik tato “Do Not Wory” itu tak lemas dan terkulai setelah babak belur dihajar dan menjadi bulan-bulanan kemarahan warga Pasar I Bahapal, Nagori Naga Jaya I, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun pada selasa (19/11) malam sekitar pukul 22:30 WIB.
Menurut keterangan warga sekitar lokasi, pelaku yang beralamat di Lorong II, Nagori Bahung, Kecamatan Tapian Dolok ini tertangkap melakukan aksi pencurian di salah satu warung dan diduga mengambil satu unit hp dan dompet. Namun aksinya tersebut diketahui oleh pemilik warung.
Pelaku sempat membawa kabur hasil curianya, namun ia berhasil ditangkap warga yang memang sedang ramai di lokasi. Pukulan dan tendangan dari warga yang , marah pun mendarat di tubuhnya. Tak sampai di sana, warga kemudian mengikat tangan serta mengamankanya ke salah satu rumah.
“Mencuri hp dan dompet katanya dia ini bang, mungkin ketahuan, waktu dia lari orang di depan sini ramai, yang dikejarlah akhirnya dapat. Informasinya nama pelaku Bayu warga Bahung bang” ujar Rizal ( warga )
Kepolisian Polsek Perdangan yang mendapat informasi kejadian berangkat menuju TKP. Dari sana oleh pelaku dibawa ke klinik untuk mendapat perobatan dan mengecek kondisi pria yang diduga melakukan pencurianitu. Pria itu pun selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek Perdagangan untuk diperiksa.
Saat diamankan warga, barang bukti tidak ditemukan, diduga pelaku membuangnya untuk menghilangkan barang bukti.
“Hingga saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan petugas,” benar ada seorang pria yang diduga pelaku pencurian diamankan oleh warga, selanjutnya petugas polsek yang datang ke lokasi langsung mengamankan yang bersangkutan ke polsek untuk mendapat perawatan dan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kasubag Humas Polres Simalungun, Iptu Lukman Hakim Sembiring. ( Hendri )




Discussion about this post