Pengusaha laundry, Ester Lilik Wahyuni (51) ditemukan tewas. Mayatnya terbungkus kain seprai di dalam sebuah tong plastik. Pelakunya ternyata dua pria yang merupakan mantan karyawannya. Bagaimana kedua pelaku tersebut menghabisi nyawa mantan majikannya tersebut?
“Kejadian pembunuhannya Senin (14/1) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB di laundry milik korban di Simpang Darmo Permai Selatan,” ujar Kapolrestabes Surabaya Kombes Rudi Setiawan kepada wartawan, Jumat (18/1).
Rudi mengatakan kedua pelaku yakni Saifur Rizal alias Ijang dan M Ari alias Mat membunuh Ester dengan cara dipukul dan dicekik. Mereka berdua memukul Ester dengan tangan kosong di bagian kepala belakang, wajah, dan dada.
“Setelah dipukul, korban jatuh lemas. Kemudian dicekik,” kata Rudi.
Kedua pelaku lalu membungkus tubuh Ester menggunakan seprai. Seprai yang membungkus tubuh Ester kemudian diikat di bagian ujungnya. Mereka lalu meletakkan tubuh Ester di tong plastik besar berwarna hijau. Tong itu adalah tempat untuk meletakkan kain kotor yang hendak di-laundry.
Rudi menjelaskan, Ester tewas bukan karena dicekik, tetapi karena kehabisan napas saat dibungkus seprai dan dimasukkan tong.
“Setelah itu kedua pelaku membuang tubuh korban di kawasan Romokalisari,” tandas Rudi.
Kedua pelaku, kata Rudi, diamankan di Pelabuhan Gresik. Saat itu keduanya hendak pulang ke Bawean. Mereka mengakui semua perbuatannya.
“Kedua pelaku diamankan di Pelabuhan Gresik tanpa perlawanan. Mereka hendak ke Bawean,” tandas Rudi.
Mayat Ester ditemukan terbungkus seprai dan dimasukkan ke tong. Mayat Ester ditemukan pemulung di tepi sungai di kawasan Romokalisari, Kamis (17/1). (dtc)




Discussion about this post