Tim SAR Gabungan melanjutkan operasi pencarian Dustin Diego, remaja yang hanyut di Sungai Belumai Tanjungmorawa Kabupaten Deliserdang, Jumat (4/9/2020).
Pencarian dimulai Sabtu (5/9/2020) sekitar pukul 07.00 WIB, menggunakan perahu rafting dan Inflatable (perahu kayak). Tim memulai pencarian dengan berfokus pada lokasi yg diduga korban bisa tersangkut.
Kepala Kantor SAR Medan Toto Mulyono SE melalui Humas Sariman Sitorus mengatakan personil di lapangan yang tergabung dalam Tim SAR gabungan telah menyisir sungai mulai lokasi awal korban hanyut menuju hilir.
Sekitar 10 jam kemudian, atau sekitar pukul 17.00 WIB, tim SAR Gabungan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia.
Tim SAR Gabungan menemukan korban sekitar 150 meter dari lokasi ia hanyut. Korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Diberitakan sebelumnya, Jumat sore seorang remaja pria bernama Dustin Diego (17) hanyut terbawa arus Sungai Belumai Tanjungmorawa ketika berusaha menolong temannya yang hampir hanyut.
Kronologis kejadian dijelaskan bahwa sore harinya sekitar pukul 16.15 WIB, lima orang remaja pria sedang bermain di Sungai Belumai tepatnya di Dusun III Desa Bandar Labuhan, Kelurahan Pekan, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.
Namun naas salah seorang temannya yang kurang pandai berenang terbawa arus sungai, lalu spontan Dustin Diego berusaha menolong temannya. Dustin berhasil menolong temannya hingga ke pinggir sungai.
Arus sungai yang sangat deras dan debit air yang tinggi dikarenakan baru turun hujan mengakibatkan korban kehabisan tenaga untuk sampai ke pinggir sungai. Teman-temanny yang lain sempat memegang tangan Dustin tetapi karena tidak kuat akhirnya pegangan pun terlepas dan hanyut terbawa arus sungai serta dinyatakan hilang.
Sesaat kemudian teman-teman korban melapor kepada warga dan berusaha mencari, namun tidak kunjung ditemukan hingga akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kantor SAR Medan.


Discussion about this post