Satu unit rumah warga di Dusun VI Tj Anom, Deliserdang porak-poranda dihantam angin puting beliung. Peristiwa ini berlangsung Sabtu (21/7) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Hujan deras disertai angin kencang ini menghantam rumah Elsi Salusi warga dusun VI desa Tanjung Anom kecamatan Deli Serdang.
Saat kejadian, penghuni rumah merasa panik dan kaget ketika tiba-tiba atap rumahnya terbang dihempas angin puting beliung.
Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai buruh bangunan menyampaikan kejadian tersebut berlanhgsung tiba -tiba.
“Waktu itu kami sedang berada di dalam rumah bang sekitar jam 19:00 WIB , tiba-tiba timbul suara …brak……ku tengok da nggak ada atap rumahku bang. Basah semua lah alat-alat rumah tangga dan perabotan rumah tangga kami,” jelasnya.
Tak bisa berbuat banyak, ia pun mengaku langsung meninggalkan rumah dan berusaha berlindung dan menggendong kedua anaknya yang masih balita.
“Kami pun lari lah menyelamatkan diri berhamburan keluar rumah. Kugendong kedua anakku yang masih bayi. Nggak tau lah kami Cemana lah nasib kami ini bang,” tutur Elsi yang sehari-hari dipanggil bapak Lala ini.

Untuk sementara ini ia mengaku terpaksa menumpang tidur ke rumah tetangga. “Tidurpun kami terpaksa menumpang kerumahnya tetangga lah bang. Cemana namanya juga naas,” sampainya.
Sementara itu Camat Pancur Batu, David Efrata Tarigan yang mengetahui kejadian tersebut dari wartawan yang kebetulan tinggal tak jauh dari lokasi kejadian, tiba di lokasi bersama kepala dusun.
Ditemui di kediamannya Minggu (22/7) malam sekitar pukul 18:30 WIB, Elsi meyampaikan Camat Pancur Batu telah datang pagi tadi dan mengantarkan 10 kg beras dan satu kotak mi instant.
“Dikasih pak Camat kami beras 10 kg dan 1 kotak mi instan dan janjinya pak camat akan bermusyawarah dulu dengan pak kades TJ Anom bang,” kepada wartawan.(RED)




Discussion about this post