Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Pematangsiantar, Sabtu (25/7/2026) siang, menyebabkan sebuah pohon mahoni tumbang di Jalan Kasat, Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Sitalasari.
Pohon berukuran cukup besar itu tumbang sekitar pukul 14.00 WIB dan mengenai tiang Telkom serta talang rumah warga bernama Zuhrani Sain Nasution (22). Tak hanya itu, batang pohon juga menutup akses jalan sehingga mengganggu aktivitas warga.
Mendapat laporan terkait kejadian tersebut, Polres Pematangsiantar melalui personel Polsek Siantar Martoba langsung merespons dengan mendatangi lokasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pematangsiantar.
Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, SH, SIK, MH melalui Kasi Humas IPTU Agustina T.D. mengatakan, kejadian bermula ketika hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kota Pematangsiantar sekitar pukul 13.30 WIB.
“Sekitar pukul 14.00 WIB, akibat angin kencang, satu batang pohon mahoni di Jalan Kasat tumbang hingga mengenai tiang Telkom dan talang rumah warga,” ujar Agustina.
Lurah Bukit Sofa kemudian melaporkan kejadian tersebut. Tak lama berselang, personel Polsek Siantar Martoba bersama BPBD tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan.
Proses pembersihan turut dibantu Lurah Bukit Sofa dan masyarakat setempat. Petugas bersama warga bergotong royong memotong dan menyingkirkan batang serta dahan pohon yang menutup badan jalan.
Sekitar pukul 16.30 WIB, material pohon tumbang akhirnya berhasil dibersihkan sehingga akses jalan kembali dapat dilalui.
Meski demikian, sejumlah jaringan dan fasilitas utilitas, seperti kabel WiFi, Telkom dan jaringan listrik PLN, masih membutuhkan penanganan lanjutan dari petugas terkait.
Kasi Humas Polres Pematangsiantar memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian material yang menimpa rumah warga juga tidak dilaporkan.
“Tidak ada korban jiwa dan kerugian warga akibat pohon tumbang tersebut. Namun, arus listrik di sekitar lokasi masih mengalami pemadaman karena pihak Telkom dan PLN belum datang melakukan perbaikan,” pungkas Agustina.



