Sebanyak 27 orang yang tinggal di dua rumah kontrakan berbeda lokasi, digerebek petugas Polsek Siantar Martoba, Sabtu (3/8). Mereka terdiri atas 20 orang pria dan 7 wanita.
Ke 27 orang tersebut diamankan dari rumah kontrakan di Jalan Sumber Jaya ll Kelurahan Sumber Jaya Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar dan di Jalan RK Kabupaten Simalungun.
Penggerebekan dilakukan setelah polisi menerima informasi dari warga yang merasa curiga karena adanya yang mengontrak rumah secara bergerombol di daerah mereka. Setelah melakukan penyelidikan, sekitar pukul 13.30 WIB, polisi pun menggerebek.
Penghuni kontrakan yang masih berusia muda itu berasal dari daerah yang berbeda-beda. Seperti Medan, Langkat, Binjai, Batubara, Bengkulu, dan Perdagangan Kabupaten Simalungun.
Kepada polisi, mereka mengaku bekerja di PT QN Internasional Indonesia. Tugasnya, menjual produk kesehatan yang harganya di atas Rp500 ribu.
Untuk bisa bekerja di perusahaan tersebut, mereka terlebih dahulu membayar Rp10 juta-15 juta per orang, dan dijanjikan memeroleh upah yang besar. Hanya saja, setelah satu bulan, mereka belum berpenghasilan.
Kanit Jathanras Satreskrim Polres Pematangsiantar Iptu Yuken Saragih saat dikonfirmasi mengatakan para korban awalnya diiming-imingi penghasilan besar. Namun sebelumnya harus menyetorkan sejumlah uang. Selanjutnya, mereka harus mencari anggota lain agar memeroleh penghasilan.
Guna penyelidikan lebih lanjut, ke 27 orang tersebut langsung dibawa ke Mapolres Pematangsiantar untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Adapun data-data 27 orang tersebut yakni:
1. Jefri Lesmana warga Binjai
2. Ferianto Pakpahan warga Pematangsiantar
3. Salman Alfarizi warga Batubara
4. M Hasyidan Nasution warga Binjai
5. Rafiqi Tantowi warga Batubara
6. Aldito Fahrezi warga Binjai
7. Ega Yudha Pratama warga Batubara
8. Teguh Santoso warga Bengkulu
9. Mohammad Rozali warga Bengkulu
10. Friska Cendana Nasution warga Perdagangan, Kabupaten Simalungun.
11. Elvira Suzan warga Langkat
12. Diana warga Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun
13. Dewi Wardani warga Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun
14. Ernawati Simbolon warga Negeri Lama, Labuhanbatu
15. Herlina Lubis warga Asahan
16. Ninda Chintya warga Medan
17. Rio Frialdy warga Huta Bayuraja Kabupaten Simalungun
18. Aldan Supianto warga Bosar Maligas Kabupaten Simalungun
19. Fajar Kurnia warga Labuhanbatu
20. Megi Prayogi warga Labuhanbatu
21. Pahrizal Saputra warga Asahan
22. Wiwik Reno Supia warga Langkat
23. Zulfikar Fahmi warga Langkat
24. Nurmalianto warga Labuhanbatu
25. Riswan Dani warga Labuhanbatu
26. Jakson Surianto warga Asahan
27. Doni Damara warga Binjai
Kapolsek Siantar Martoba Iptu Resbon Gultom membenarkan adanya pengamanan yang dilakukan pihaknya terhadap 27 orang tersebut. Menurutnya, hingga Sabtu malam ke 27 orang tersebut masih diperiksa. (*)




Discussion about this post