Kisah asmara Indri Lestari (37) seorang wanita yang berstatus janda ini telah terjalin selama lima tahun dengan Sopyan Wahid (39) warga dusun II Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai. Namun tragis, kisah mereka harus berakhir di liang lahat dan jeruji penjara.
Indri tewas bersimbah darah, sedangkan kekasihnya kabur usai kejadian. Kejadian tragis yang menimpa Indri, warga Jalan T A Hamjah, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Timur ini terjadi pada Minggu(21/10) pagi sekitar pukul 10.30 WIB di Perumahan Royal Wahidin, Jalan Danau Batur, Kelurahan Sumber Mulyo Rejo, Kota Binjai. Namun polisi kemudian menemukan Sopyan di persembunyiannya.
Disampaikan Kasubbag Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto kepada Newscorner.id, Sopyan Wahid ditangkap pada Senin (22/10) di rumah istrinya di dusun II Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai oleh Sat Reskrim Polres Binjai dalam penangkapan yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Firman P.
Berdasarkan pengakuan pelaku di kantor polisi, kejadian tersebut berawal dari SMS Indri pada Sabtu (2o/10) malam sekitar pukul 21.30 WIB yang memintanya untuk datang ke rumah kontrakan. Saat itu Sopyan yang berada di rumah kontrakannya di Pasar III Mabar menjawab OK dan mengiyakannya. Sesuai pembicaraan mereka, Minggu (21/10) Sopyan pun memacu sepedamotornya menuju kontrakan Indri.
Pagi itu sekitar pukul 9.30 WIB Sopyan disambut kekasihnya. Begitu mereka masuk, Indri langsung mengunci pintu dan membuka pakaiannya perlahan. Satu demi satu kain yang melekat di tubuhnya ia lepaskan.
Saat itu Indri menagih janji kekasihnya yang akan memberinya uang sebesar dua juta rupiah, namun apa yang telah dijanjikan tak sesuai harapan. Sopyan hanya menyanggupi memberi uang sebesar empat ratus ribu rupiah. Nafsu birahi yang sempat membikin bulu kuduk merinding pun berganti jadi amarah dan pertengkaran.
Seperti disampaikan Sopyan, saat itu Indri yang tak lagi mengenakan sehelai benang pun bukannya memacu nafsunya namun amarah. Indri yang kecewa dengan janji kekasihnya mengusir pria beristri itu.
“Mana cukup segitu untuk membayar hutang,” kata Indri seperti ditirukan Sopyan
Sopyan pun kembali berjanji di hadapan sang kekasih untuk mencari tambahan uang sesuai yang diminta Indri.
Namun ternyata Indri tak begitu mudah untuk menerima dan percaya, ia meminta kepastian tanggal dan waktu. “Tanggal berapa?” tanyanya memastikan.




Discussion about this post