Dikatakannya, dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku mengaku telah merencanakan aksinya. AS dan RA telah mengetahui kebiasaan korban yang bangun di pagi hari menjelang subuh.
Selanjutnya, AS memasuki halaman belakang dan menunggu korban membuka pintu belakang. Lalu pelaku mendorong korban hingga terhempas ke belakang. Kemudian pelaku mencekik korban dan memukul wajah dan kepala korban. Saat itu, korban sempat melawan dengan mencakar leher dan wajah pelaku.
Selanjutnya, pelaku mengambil batu gilingan dan memukul wajah korban. Setelah korban tidak berdaya, AS membuka pintu depan agar pelaku RA yang sebelumnya telah menunggu di balik pohon pisang,di samping rumah dapat memasuki rumah korban.
Kemudian, RA melihat korban masing mengerang, lalu menikam leher dan bagian belakang kepala korban dengan menggunakan gunting yang berada didekat steling.
Setelah pelaku memastikan korban tidak bernyawa, AS mengambil perhiasan emas berupa 4 buah cincin emas dan kemudian pelaku mengeluarkan sepeda motor Honda Vario milik korban.




Discussion about this post