Warga Kampung Jeruk, Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Jumat (18/10) sekira pukul 10.30 WIB dibuat geger atas penemuan sesosok mayat pria tergantung di tepi aliran Sungai Kualuh. Jenazah pria tersebut dikenali sebagai Kalimar Samosir (59) warga Patok Bosi, Desa Simangalam, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labura yang sehari-hari diketahui sebagai Kepala Sekolah SDN 112263.
Kapolres Labuhan Batu, AKBP Agus Darojat melalui Kapolsek Kualuh Hulu AKP Asmon Bufitra menyampaikan kepada Newscorner.id bahwa, pasca penemuan mayat pihaknya langsung menurun personel Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu untuk melakukan cek TKP.
“Anggota langsung ke TKP, korban diketahui adalah Kepala Sekolah SDN 112263,” ungkap Kapolsek.
Lebih lanjut dijelaskan Kapolsek, penemuan jenazah korban pertama sekali diketahui salah seorang warga, Ucok Simanjuntak (40) sekitar pukul 09.00 WIB saat hendak memancing dengan menggunakan sampan kecil. Saat megarungi aliran Sungai Kualuh, Ucok melihat ada sesosok manusia mengenakan baju kaos warna hijau tergantung dengan seutas tali di sebatang pohon yang berada di tepi sungai.
Melihat hal tersebut, Ucok pun langsung melaporkannya kepada Kepala Dusun Kampung Jeruk, Desa Tanjung Pasir, lalu dilaporkan kePolsek Kualuh Hulu.
Kapolsek menjelaskan, sehari sebelum ditemukan, tepatnya Kamis (17/10) sekira pukul 06.00, korban seperti biasanya pergi untuk membuka pintu ruangan sekolah. Namun hingga malam hari, pria itu tak kunjung pulang ke rumah. Pihak keluarga pun memutuskan untuk melakukan pencarian namun tak ditemukan.
“Saat ditemukan kaki korban dalam keadaan terikat oleh tali nilon warna kuning dan terdapat luka robek dan usus keluar pada bagian ulu hatinya,” ujar Kapolsek.
Berdasarkan hasil penyelidikan polisi yang disampaikan Kapolsek, korban sebelumnya pernah menjalani operasi hernia dan beberapa waktu belakangan, sering mengeluh dengan sakit ginjal yang dideritanya.
“Jenazah sudah dibawa ke RSUD Dr Djasamen Saragih di Pematangsiantar, untuk diotopsi, kita lihat lah nanti hasilnya,” sebut Kapolsek.




Discussion about this post