Semangat pembinaan sepak bola usia pelajar kembali bergulir di Kota Pematangsiantar. Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, SH, MKn didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan kick off sebagai tanda dimulainya Kejuaraan Sepak Bola Antar Pelajar SMA/Sederajat memperebutkan Piala Wali Kota Pematangsiantar Tahun 2026.
Kejuaraan tersebut berlangsung di Lapangan Farel Pasaribu, Kelurahan Suka Makmur, Kecamatan Siantar Marihat, Senin (21/9/2026) sore, dan diikuti 16 tim dari berbagai SMA/sederajat di Kota Pematangsiantar.
Dengan bergulirnya kompetisi ini, lapangan sepak bola tidak hanya menjadi tempat adu kemampuan, tetapi juga ruang bagi para pelajar untuk belajar tentang disiplin, kerja sama, tanggung jawab, sportivitas, dan semangat pantang menyerah.
Wesly: Sepak Bola Bukan Sekadar Menang dan Kalah
Wali Kota Wesly menyambut baik pelaksanaan kejuaraan tersebut. Menurutnya, olahraga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.
“Olahraga bukan hanya tentang memenangkan pertandingan. Olahraga merupakan sarana untuk membangun karakter, kedisiplinan, kerja sama, sportivitas, tanggung jawab, dan semangat pantang menyerah, khususnya bagi generasi muda,” ujar Wesly.
Melalui kompetisi ini, ia berharap muncul bibit-bibit muda sepak bola Pematangsiantar yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mental bertanding dan karakter yang kuat.
Wesly juga berharap turnamen tersebut menjadi wadah positif bagi para pelajar dalam menyalurkan bakat dan minat sekaligus mengisi waktu dengan kegiatan yang produktif.
“Saya juga berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi para pelajar untuk menyalurkan bakat dan minatnya secara positif, sekaligus menjauhkan generasi muda dari berbagai kegiatan yang dapat merugikan masa depan mereka,” katanya.
Bertanding dengan Kemampuan Terbaik
Kepada seluruh peserta, Wesly berpesan agar setiap pertandingan dijalani dengan sungguh-sungguh dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.
Ia meminta para pemain menghormati lawan, mematuhi keputusan wasit, serta memahami bahwa kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari sebuah pertandingan.
Menurutnya, yang paling penting adalah bagaimana setiap pemain mampu memberikan kemampuan terbaik, menjaga persaudaraan, dan menjadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman untuk berkembang menjadi pribadi sekaligus atlet yang lebih baik.
“Semoga kerja sama dan dukungan yang diberikan dapat terus kita tingkatkan demi kemajuan olahraga, khususnya sepak bola di Kota Pematangsiantar. Selamat bertanding kepada seluruh peserta. Junjung tinggi sportivitas, raih prestasi, dan tetap jaga persaudaraan,” pesan Wesly.
Diikuti 16 Tim, Berlangsung 16 Pertemuan
Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Kota Pematangsiantar Hamzah Fanshuri Damanik, SSTP, MSi dalam laporannya menjelaskan bahwa kejuaraan tersebut bertujuan mengembangkan minat dan bakat olahraga di kalangan pelajar.
Selain meningkatkan kemampuan olahraga, kegiatan juga diarahkan untuk membentuk karakter positif, seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan sportivitas.
Turnamen diharapkan turut mempererat rasa persaudaraan dan silaturahmi antarpelajar, meningkatkan kesehatan serta kebugaran, sekaligus membuka ruang bagi peningkatan prestasi olahraga di Kota Pematangsiantar.
Kejuaraan berlangsung selama 16 hari pertemuan, dengan pertandingan dilaksanakan Senin hingga Jumat di Lapangan Farel Pasaribu. Sebanyak 16 tim SMA/sederajat ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Untuk memotivasi para peserta, panitia menyiapkan uang pembinaan. Juara I memperoleh Rp15 juta, juara II Rp12,5 juta, juara III Rp10 juta, dan juara IV Rp7,5 juta.
Sementara itu, pemain yang menjadi pencetak gol terbanyak dan pemain terbaik masing-masing memperoleh uang pembinaan sebesar Rp2 juta.
Selain uang pembinaan, disediakan pula piala bergilir, piala tetap, piala pemain terbaik, piala pencetak gol terbanyak, serta sertifikat bagi peserta.
Pertandingan pembuka mempertemukan SMA Budi Mulia melawan MAN Pematangsiantar, menandai dimulainya rangkaian kompetisi sepak bola antarpelajar tersebut.
Libatkan Unsur Forkopimda dan Dunia Olahraga
Kegiatan pembukaan turut dihadiri Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga, SH, Kapolres Pematangsiantar AKBP Dhana Noer Kurniawan, SIK, MM, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Agus Muchtadi Rangkuti, SE, MIP, perwakilan Kejaksaan Negeri Pematangsiantar, perwakilan Pengadilan Negeri Pematangsiantar, Ketua KONI Kota Pematangsiantar Riau Alexander Siahaan, pengurus Askot PSSI Kota Pematangsiantar, pimpinan perbankan, perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI, Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Uli, serta para suporter.
Kejuaraan Piala Wali Kota Pematangsiantar 2026 diharapkan menjadi bagian dari pembinaan olahraga pelajar yang berkelanjutan, sekaligus membuka ruang bagi talenta-talenta muda untuk menunjukkan kemampuan, membangun mental bertanding, dan menorehkan prestasi melalui sepak bola.

