Seketika suasana berubah menjadi duka, sekelompok pemuda yang niatnya ingin berenang di Sungai Bedera, Jalan Pasar 1 Gg Sukarela, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan pun panik.
Sahrul (20) warga Jalan Baut, Gang Siku, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, satu dari kawanan pemuda itu hanyut terseret arus saar berenangdi Sungai Bedera pada Rabu (9/9) sekitar pukul 11.00 WIB.
Informasi tentang hanyutnya Sahrul kata Kepala Kantor SAR Medan, Toto Mulyono setelah personil siaga Kantor Pencarin dan Pertolongan Medan menerima informasi tentang adanya kondisi membahayakan manusia yaitu seorang pemuda dilaporkan hanyut di Sungai Bedera dari Kepling setempat .
Disampaikan Humas SAR Medan, Sariman Sitorus, kejadian bermula saat korban bersama teman-temannya sedang mandi-mandi di sungai sekitar pukul 11.00 WIB. Sesaat kemudian korban naik ke jembatan kecil yang berada di atas sungai dan melompat dari jembatan tersebut.
Diduga korban tidak pandai berenang sehingga setelah lompat dari jembatan korban langsung hilang dan hanyut terseret arus sungai. Teman-teman korban yang melihat berupaya untuk menolong korban, namun naas korban tidak sempat terselamatkan. Kemudian teman-teman korban melaporkan kepada warga.
“Iya benar, itu kejadian nya siang tadi, hingga saat ini personil dari Kantor SAR Medan sedang berusaha melakukan pencarian, kita menurunkan Personil Rescuer 6 orang dan dari potensi binaan kita ada 4 orang, semoga korban secepatnya diketemukan,” harap Toto Mulyono selaku Kepala Kantor SAR Medan sekaligus menjadi Search Mission Coordinator.
Hingga berita ini diturunkan tim di lapangan masih melaksanakan operasi SAR pencarian korban.


Discussion about this post