Sebuah aksi “pembajakan” bus Paradep yang dilakukan oleh seorang ibu menjadi viral media sosial Facebook setelah pemilik akun Novita Metty Purba, Rabu (22/8) lalu menulis kisah tentang dirinya yang mengambil alih tugas sopir bus tersebut. Wanita itu mengaku nekat membawa kabur bus lantaran tak puas dengan pelayanan sang sopir.
Dalam peristiwa itu, wanita ini mengaku mengambil alih kemudi satu unit bus merk Isuzu dengan nomor polisi BK 7332 LT berukuran sedang milik CV Paradep, dari Kota Tebing Tinggi menuju Bandara Kualanamu. Sementara sang sopir ia tinggalkan begitu saja meski sempat berusaha mengejar.
Dalam tulisan panjang di akun Facebook pribadinya itu, ia menerangkan insiden tersebut berawal dari molornya jam keberangkatan bus. Sementara ia dijanjikan berangkat oleh pihak Paradep pada pukul 04.00 Wib, namun hingga pukul 05.00 Wib bus belum juga berangkat.
Kekesalan pun diungkapkan oleh penumpang lain yang lebih dulu tiba di loket Pematangsiantar. Penumpang lain kesal dan sempat meluapkan emosinya lantaran cemas tiket pesawat yang telah dibeli akan hangus jika terlambat sampai di bandara.
Sedihnya lagi, lanjut wanita itu, penumpang tersebut berencana terbang dari Bandara Kualanamu menuju Jakarta guna melihat orangtuanya yang meninggal dunia. Namun hingga waktu menunjukkan pukul 05.00 Wib, belum ada tanda-tanda bus akan berangkat.
Si ibu yang lagi kemalangan itu pun sampai turun lagi ke loket dan marah-marah, “Tiketku jam 8 (berangkat) katanya, bapakku mati, kalau sampai hangus tiketku, kutuntut kalian 1000 kali bayar,” katanya.


Discussion about this post