Pepi Lolianingsih (29) dan 4 anaknya nyaris tewas mengenaskan. Selain dihantam balok kayu, wajahnya juga ditikam obeng. Sementara anaknya, dicekik, dibekab bantal hingga sulit bernafas. Pelakunya, Yudi Prawira alias Baket (23). Ia bertindak brutal karena Pepi berontak saat akan diperkosa.
Peristiwa yang bikin heboh warga Dusun V, Desa Jaharum B, Kecamatan Galang, Deliserdang, itu terjadi, Kamis (8/11) sekira jam 02.00 WIB
Dinihari itu, Pepi dan 4 anaknya sudah tertidur lelap. Sementara suaminya tak di rumah karena merantau ke negeri jiran Malaysia.
Tepat jam 2 pagi, Pepi terbangun karena merasa tubuhnya ditindih dan digerayangi. Begitu buka mata, Pepi melihat seorang pria berada di atasnya. Sontak Pepi berontak dan coba teriak.
Tapi begitu bangkit, ia langsung dihantam balok kayu dan ditikam obeng hingga pingsan. Jela Mariska yang melihat ibunya dianiaya teriak minta tolong. Tapi teriakannya itu membuat pelaku (Yudi Prawira alias Baket) kesetanan.
Jela langsung dicekik dan dibekab bantal hingga meronta karena tak bisa bernafas. Beruntung, Pepi tersadar dan langsung menepis tangan pelaku dari bantal yang membekap wajah putrinya.
Pepi terus berontak, melawan dan teriak. Takut ketahuan warga, pelaku mengancam Pepi agar tak teriak, jika ingin semua anaknya selamat. Belakangan pelaku mengurungkan niatnya dan memilih kabur lewat pintu belakang.
Kegaduhan di rumah Pepi didengar warga. Tapi begitu warga berkumpul, pelaku sudah keburu kabur. Dibantu warga, Pepi dibawa ke Polsek Galang, melaporkan kejadian itu. Karena terluka, Pepi lantas dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis.
Polisi yang menerima pengaduan bergerak cepat. Tak butuh waktu lama, pelaku berhasil ditangkap di dalam rumahnya. (gom)
Terujung Usai Nonton Kibot Bongkar
Ternyata Yudi Prawira alias Baket (25) nekat masuk ke rumah Pepi dan berniat memperkosanya karena terujung usai nonton kibot bongkar. Itu diakui Yudi saat diintrogasi di Mapolsek Galang.




Discussion about this post