Musibah banjir bandang yang melanda Desa Buntu Mauli, Kecamatan Sitio-tio, Kabupaten Samosir, Jumat sore (3/5/2019), lalu, mendapat perhatian dari Moan Simbolon dan Abdon Sitanggang disingkat MAS (Moan Abdon Serasi), Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Samosir, periode 2020 – 2025.
Abdon Sitanggang SE. SH MM, menyampaikan rasa duka cita terhadap para warga yang yang terkena musibah bencana alam tersebut.
“Kita berharap agar korban yang hilang akibat banjir bandang (Tiaman boru Situmorang) dapat segera ditemukan. Dan para warga yang rumahnya rusak parah akibat musibah itu, kita harapkan dapat bersabar dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Abdon Sitanggang SE SH MM, Bakal Calon Wakil Bupati Samosir melalui ponsel saat dihubungi Sabtu (4/5/2019) siang.
Abdon Sitanggang yang biasa dipanggil Balak Kosong, menambahkan, bahwa pihaknya sangat yakin kalau pihak Pemkab Samosir akan mengambil tindakan cepat dan tepat dalam membantu warga yang terkena musibah tersebut, terlebih dalam pencarian korban yang hingga kini belum juga ditemukan.
Menurut Abdon yang tak asing lagi di Kabupaten Samosir, bahwa musibah banjir bandang ini tampaknya sudah sering terjadi di Samosir, sehingga perlu dicari solusi untuk menanggulanginya.
“Mungkin ada masalah yang urgent sehingga terjadi banjir bandang, dan perlu dicari tahu apa penyebabnya. Sehingga banjir bandang ini tidak jadi ‘langganan’ di Kabupaten Samosir,”ungkap pria yang energik ini.
Mudah – mudahan, dengan ditemukannya akar masalahnya, banjir bandang tidak akan menghantui warga Samosir lagi, katanya lagi.
Abdon Sitanggang juga berpesan agar masyarakat tetap was – was, apalagi dengan kondisi cuaca yang tidak menentu sehingga bisa mengundang bencana alam kapan saja.
Seperti diberitakan sebelumnya, hujan deras yang melanda kabupaten Samosir, mengakibatkan Sungai Rassang Bosi, meluap hingga terjadi banjir bandang, tepatnya di Desa Buntu Mauli, Kecamatan Sitio-tio.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Samosir, marga Tamba, Jumat (3/5/2019) malam lalu, mengatakan, pihaknya masih melakukkan upaya pencarian terhadap seorang warga yang hilang (Tiaman boru Situmorang) hingga pukul 20.00 WIB.
Dan mengingat kurangnya penerangan di lokasi kejadian, pihaknya terpaksa menghentikan sementara pencarian dan akan lanjutkan Sabtu pagi (4/5/2019), katanya.




Discussion about this post