Menjelang dimulainya Ekspedisi yang akan dilaksanakan mengelilingi lingkar dalam Danau Toba sepanjang ± 135 km Tim yang telah tiba, Sabtu 929/6) melakukan latihan dan pengenalan perairan Danau Toba.
Peserta ekspedisi adalah pelajar SMAN 28 Jakarta yang tergabung dalam organisasi pencinta alam URaL 28 yang terdiri dari 6 orang pendayung, 3 orang tim sosiologi pedesaan dan 4 orang team support.
Ekspedisi ini menjadi media bagi URaL SMAN 28 Jakarta untuk mengaktualisasikan dirinya sebagai pencinta alam, khususnya di bidang kayaking.
Dengan mengadakan aksi bersihbersih sampah plastik bersama masyarakat dan pelajar di Pulau Samosir dalam rangka mengkampanyekan isu bahaya sampah plastik. Selain itu untuk mengangkat nilai-nilai budaya yang ada di Pulau Samosir diadakan pula kegiatan sosiologi pedesaan.
Dipilihnya kayak dalam ekspedisi ini karena kayak fleksibel untuk digunakan di berbagai medan air di Indonesia baik sungai, danau ataupun lautan, maupun di wilayah yang tidak memungkinkan untuk dilalui oleh kapal.
Selain itu ekspedisi menggunakan kayak ini dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan sosiologi pedesaan yang akan mengeksplorasi kebudayaan dan kearifan lokal di sekitar lokasi ekspedisi.

URaL 28 adalah organisasi kepencintaalaman yang berdiri di SMAN 28 Jakarta sejak tahun 1982. Selama 37 tahun sejak berdirinya, URaL 28 telah melahirkan 38 angkatan dengan anggota kurang lebih 900 orang.
URaL 28 memiliki 3 spesialisasi keahlian yaitu Grup 1 fokus pada penjelajahan gunung hutan, rock climbing
dan caving. Grup 2 fokus pada danau, sungai, dan laut. Terakhir Grup 3 fokus pada sosiologi pedesaan dan masyarakat sekitar. Ketiga grup ini kemudian diwujudkan menjadi Udara, Rimba, Laut yang disingkat menjadi URaL 28.




Discussion about this post