Joy Tobing diketahui terinfeksi virus corona (COVID-19) saat swab test tanggal 7 September 2020. Juara Indonesian Idol musim pertama ini dinyatakan sembuh pada 25 September 2020.
Gejala yang dirasakan Joy Tobing pertama kali muncul tanggal 29 Agustus 2020 berupa demam, keringat dingin, flu, batuk gatal, pusing, hingga kehilangan indra penciuman. Selama sakit, Joy dirawat mandiri di rumah oleh adiknya, Jeffri Tobing yang merupakan dokter di Rumah Sakit Mayapada.
Seperti apa perjuangan Joy Tobing sehingga berhasil sembuh dari virus corona? Yuk simak pengakuan lengkapnya!
Joy Tobing dirawat adiknya
Selama bulan Agustus 2020, Joy Tobing memiliki jadwal menyanyi yang padat meski tubuhnya terasa kurang sehat. Sempat negatif saat rapid test, hasil swab test Joy Tobing justru positif.
“Gejala timbul sejak tanggal 29 Agustus. Gejalanya demam, keringat dingin, flu, batuk biasa sampai batuk gatal sekali, mual, kadang pusing, hilangnya indra penciuman dan perasa, bahkan penciuman terganggu dengan ada bau-bau seperti bau asap yang selalu mengganggu,” ungkap Joy Tobing saat dihubungi awak media pada Jumat (2/10).
Setelah tahu mengidap COVID-19, Joy Tobing ingin dirawat di Rumah Sakit Mayapada namun penuh dan menunggu daftar antrian. Akhirnya ia memutuskan untuk melakukan perawatan mandiri di rumah di bawah pengawasan adiknya yang juga bekerja sebagai dokter di rumah sakit tersebut.
“Tapi memang kalau gejalanya masih tahap ringan ke sedang dan tidak ada sesak napas, masih lebih baik di isolasi mandiri di rumah. Apalagi aku tetap dalam pantauan dokter yaitu adik sendiri,” lanjutnya.
Obat yang dikonsumsi
Dalam usahanya untuk sembuh dari COVID-19, Joy Tobing mengonsumsi obat-obatan seperti vitamin dan juga obat herbal China untuk membantu proses pemulihan.
“Selain obat dokter, herbal chinese. Aku juga minum Vitamin D3, E, C, makan makanan yang banyak mengandung protein, minum susu, minum air hangat dikasih lemon dan madu, makan buah yang banyak, makan putih telur rebus sehari 2-3 butir. Minum kuah sop daging iga atau ayam kampung, membaluri badan dengan minyak kayu putih, kumur-kumur betadine/air garam setiap abis sikat gigi, dan istirahat yang banyak, berjemur sambil olahraga ringan,” ungkap Joy.
Selain Joy Tobing, anggota keluarganya yang lain juga ada yang positif COVID-19 yaitu sang suami, adik ipar, dan adiknya yang ketiga. Beruntung keadaan mereka sudah membaik. Joy berpesan agar tidak menganggap sepele COVID-19 namun juga bukan hal yang ditakuti.
“Pesan penting adalah, virus COVID-19 ini jangan dianggap sepele dan jangan juga terlalu ditakuti. Wajib memakai masker, menjaga jarak, sering mencuci tangan, dan meminum vitamin atau suplemen yang berguna untuk tubuh. Selain kita menjaga kesehatan dengan mengatur pola hidup kita dengan baik,” tutur Joy Tobing.




Discussion about this post