Siswa SMK Satria Budi Perdagangan nyaris tawuran dengan SMA Yapim Perdagangan, Rabu (01/08), sekira pukul 12.30 WIB.
Informasi dari warga setempat, sudianto (35) warga setempat yang dihimpun awak media mengatakan saat itu siswa SMK Satria Budi yang berjumlah sekira 30 orang mendatangi SMK Yapim. Dengan cara berteriak teriak memanggil siswa SMA Yapim agar keluar dari sekolah.
“Kejadian itu tiba tiba bang. Puluhan siswa SMK Satria Budi mendatangi SMA Yapim membawa batu, kayu, dan bambu sambil berteriak teriak bahasa kotor lah bang. Untung cepat polisi datang, kalau tidak, sudah dilempari sekolah Yapim” terang Sudianto.
Tak berapa lama kemudian, puluhan personil Polsek Perdagangan datang ke sekolah yapim lalu menjaring para Siswa serta mengamankan beberapa siswa SMK Satria Budi lalu membawa siswa ke Mapolsek Perdagangan.
Saat di konfirmasi awak media, Kapolsek Perdagangan AKP Daniel Tambunan S.I.K, menjelaskan jika para siswa yang diamankan ke mako Polsek Perdagangan telah membuat surat pernyataan yang didampingi para orang tua.
“Para siswa telah membuat surat pernyataan. Mereka didampingi orang tua masing masing siswa. Dalam surat pernytaan itu, mereka tidak akan mengulangi perbuatannya. Para guru juga akan melakukan pembinaan kepada siswa SMK Satria Budi yang terlibat dengan hukuman berlari di Lapangan Stadion Perdagangan sebanyak 5 putaran,”Jelas Kapolsek.
“Selanjutnya kita juga memberikan arahan kepada seluruh siswa Satria Budi yang terlibat tawuran agar tidak mengulangi perbuatannya. Diharapkan juga, kepada orang tua agar mengawasi anak anaknya agar kasus seperti ini tidak terulang lagi,” ucap Kapolsek mengakhiri pembicaraan sembari berlalu menuju ruangan kantornya. (Turnip)




Discussion about this post