Rajamin Sirait SE, salah satu kandidat yang maju sebagai Bakal Calon (Bacalon) Walikota Pematangsiantar periode 2020-2025 akan fokus pada pengembangan dunia pendidikan dan kesehatan.
Hal ini dituangkan Rajamin saat memaparkan visi dan misinya di Kantor DPD Partai NasDem Kota Pematangsiantar, Senin (4/11).
Menurut Rajamin dalam membangun sebuah negara atau wilayah, yang pertama-tama dilakukan adalah memperbaiki bidang pendidikan dan kesehatan. Karena menurutnya, dua hal tersebut adalah hal paling mendasar.
Dalam paparannya di hadapan sejumlah pengurus DPD, Partai NasDem, Rajamin menyampaikan dalam memperbaiki sistem dan mutu pendidikan, penyelenggaraan wajib belajar pendidikan dasar yang paripurna harus dilakukan.
Selain itu, penyelenggaraan sistem pengaduan dan penyelesaian masalah pendidikan yang cepat, efektif dan efisien diyakini dapat memperbaiki keadaan saat ini.
Sebagai motivasi, pemberian beasiswa pendidikan bagi siswa dan guru berprestasi pun dapat menjadi penyemangat bagi kemajuan pendidikan.
Sebagai pemimpin, walikota menurutnya harus memfasilitasi keberlangsungan pendidikan menengah dan tinggi bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Pembinaan dan pengasuhan bakat-bakat kreatif dalam berbagai bidang secara berkelanjutan serta
pembangunan sarana dan prasarana seni dan budaya dapat dikembangkan.
Sementara itu untuk memenuhi sarana pelayanan, pengembangan layanan perpustakaan Pematangsiantar yang kreatif dan inovatif.
Tak kalah penting dengan pendidikan, bidang kesehatan pun sama poinnya menurut Rajamin.
Rajamin pun tidak mengesampingkan pembinaan dan penghargaan kepada tokoh-tokoh penggerak pemberdayaan masyarakat dan pemuliaan perempuan .
Menurutnya, pembangunan keluarga yang kokoh berbasis nilai agama dan budaya serta peningkatan kesejahteraan sumber daya manusia di bidang pendidikan, kesehatan dan sosial.
Penerapan jaminan kesehatan daerah bagi seluruh warga Kota Pematangsiantar dan perlindungan masyarakat kurang mampu menjadi salah satu program kerja yang akan ia jalankan jika kelak terpilih jadi Walikota Pematangsiantar nantinya.
Pengentasan kemiskinan yang integratif dan inovatif.
“Kenapa orang miskin? Cara mengatasinya dengan pendidikan yang memadai serta ruang yang disiapkan pemerintah. Ekonomi berbasis kerakyatan misalnya, Pemerintah Kota harus bisa membinanya lewat dinas koperasi.
Gelontorkan dana yang maksimal bagi usaha-usaha mikro. Pemerintah sebagai penggerak perputaran roda perekonomian. APBD yang terarah, dengan skala prioritas lewat pertimbangan matang,”paparnya.
Dengan program tersebut, Rajamin juga akan membangun serta memfasilitasi peningkatan kesejahteraan sumber daya manusia di bidang keagamaan dengan pembangunan sarana dan prasarana serta penyelenggaraan kegiatan bidang keagamaan.
Selain Rajamin Sirait, empat Bacalon Walikota Pematangsiantar lainnya juga menyampaikan visi misinya di Kantor DPD Partai NasDem.




Discussion about this post