Diduga akibat sakit hati melihat sikap ayah yang kerap menyiksa serta mengancam akan membunuh ibunya, dua orang anak di Tapunuli Selatan nekat menghabisi nyawa ayahnya. Kedua pelaku itu merupakan anak tiri dan anak kandung korban.
Informasi Dihimpun, Sahat (56) tinggal di Sosopan Julu, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Palas, sementara dua anaknya TWH (21) dan adiknya FA (16), tinggal terpisah di Desa Sampean, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel.
Kejadian berdarah itu berlangsung saat Sahat mendatangi keduanya di kediaman ibu mereka di Desa Sampean. Pasalnya ia kehilangan uang yang menduga TWH dan FA yang mengambilnya.
Kasat Reskrim Polres Tapsel, AKP Alexander Piliang, Rabu (27/2) menyampaikan, karena tak sampai hati melihat ibunya dicaci maki serta mendapat ancaman dari Sahat.

“Karena tak sampai hati melihat ibunya dicaci maki serta mendapat ancaman dari korban, TWH pun mengatakan akan membawa FA ke ladangnya untuk menyelesaikan masalah,” sampainya.
Selanjutnya Senin (25/2), kedua tersangka pergi ke ladang ayahnya. Saat berada di Jalan keduanya bertemu dengan ayahnya dan mengatakan untuk pergi bersama ke ladang.
Sesampainya di ladang, TWH yang memang sudah mempersiapkan alat langsung menghantam kepala korban
dengan alu (kayu bulat) hingga korban roboh. Melihat itu, FA pun ikut memukuli tubuh korban secarabertubi-tubi hingga korban tewas. Mengetahui korban tewas, keduanya pun langsung melarikan diri.
Polisi yang mendapat informasi pun langsung terjun ke lokasi. Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Tapsel pun segera memintai keterangan sejumlah saksi dan melakukan pengejaran.
“Begitu mendapat perintah dari Kapolres untuk membantu Polsek Sosopan, kita langsung menuju kediaman ibu tersangka, dan tidak mendapati TWH di sana. Sementara FA berada di polsek dimintai keterangan sebagai saksi saat itu,” terang Kasat Reskrim.
TWH ditangkap di rumah pacarnya, di kawasan Kayu Ombun, Sidempuan.
Dari pengakuan kedua tersangka kepada polisi, aksi pembantaian itu dikarenakan sakit hati terhadap korban lantaran kerap menyakiti ibunya.
“Kedua orang ini satu ibu lain ayah TWH merupakan anak tiri, sedangkan FA anak kandung. Keduanya
memang sudah merencanakan pembunuhan lantaran sakit hati melihat tingkah ayah mereka,”
jelasnya.(pol/vay)



Discussion about this post