Pengurus Cabang Sapma Pemuda Pancasila Kabupaten Simalungun desak Kakan Kemenag anulir SK pencopotan Kepala MTSN 2 Siantar Hj. Nurdewi Maharani Damanik. Hal ini disampaikan Ketua Sapma PP Simalungun, Sabaruddin Sirait Senin (28 /1)
.
“Kami menilai pencopotan Kepala Sekolah MTSN 2 Siantar merupakan tindakan arogansi kekuasaan, sejauh ini kami menilai semasa kepemimpinan Hj. Nurdewi Maharani Damanik sudah banyak menuai prestasi, “terang Sabar
Ditambahkannya kekecewaan tersebut
makin dalam di mana pada saat serah terima jabatan kepala sekolah pihak Kemenag Kabupaten Simalungun tidak ada memberitahukan kepada yang bersangkutan.
Hal itu mereka anggap sebagai tindakan semena – mena dan tidak menunjukan adanya etika Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Simalungun, Sakoanda Siregar.
“Terhitung 7 kali 24 jam sejak hari ini kami ultimatum Kepala Kementrian Agama Kabupaten Simalungun untuk segera anulir SK Pencopotan Kepala Sekolah MTSN 2 Siantar.
Apabila tidak dipenuhi maka Pengurus Cabang Sapma Pemuda Pancasila Kabupaten Simalungun akan melakukan aksi demonstrasi secara besar – besaran ke Kantor Kemenag Kabupaten Simalungun,” tegasnya.
Pihaknya pun meminta agar Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Utara segera mengevaluasi dan copot Sakoanda Siregar dari jabatan Kakan Kemenag Kabupaten Simalungun.
“Kami menilai yang bersangkutan tidak layak untuk memimpin Kantor Kementrian Agama Kabupaten Simalungun,” tutupnya.(rel/vay)


Discussion about this post