Memenuhi tugas UAS praktek mata kuliah komunikasi antar budaya, sejumlah Mahasiswa Universitas Pasundan mengadakan acara pentas seni budaya yang di selengarakan di Aula Suradireja Jalan Lengkong Besar, Bandung.
Acara pentas seni budaya ini diselengarakan oleh Jurusan Ilmu Komunikasi angkatan 2016. Meski tanpa campur tangan himpunan kampus, acara yang laksanakan oleh anak-anak didik Dosen Komunikasi Antar Budaya ini terbilang sukses.
Tak hanya dari Indonesia, pada pentas seni ini mahasiswa yang terlibat juga menampilkan sejumlah kebudayaan dari luar negeri, yakni India, Italia dan Belanda.
Sementara dai nusantara, ada beberapa kebudayaan yang ditampilkan, Minang, Padang, Betawi dan Sunda
Ada enam kelompok yang dibentuk, masing-masing kelompok beranggotakan sepuluh orang mahasiswa.
“Kita bukan hanya menampilkan tarian khas negara , tetapi kita juga membuka stand makanan untuk setiap daerahnya, seperti makanan makanan khas daerah/ negara setiap masing-masing nya, ada acara pernikahan ,” jelas seorang mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Melengkapi kegiatan tersebut, di sela acara juga diisi denganpenampilan Band Accoustic, Stand Up Komedi yang diharapkan mampu membuat pengunjung dan penonton kian betah menikmati rangkaian acara.
“Acaranya juga gratis loh. Kurang enak apalagi coba? Nyicipin makanan-makanan gratis sampai kenyang,” beber seorang mahasiswa mempromosikan acara mereka.
Mengundang ketua prodi dan dosen-dosen lainnya, kegiatan tersebut berjalan lancar, walaupun menyisakan lelah bagi penyelenggara.
“Ada stand Bazar Kuliner juga yang kitan siapkan, kita juga memakai baju pakaian adat sesuai daerah/negara masing masing , tujuannya biar dapet aja feel nya gitu hehehe,” tukas mahasiswa tersebut.
Melengkapi rangkaian acara, sebelum masuk Aula peserta pawai keliling daerah Kampus untuk mengundang orang-orang pada datang ke Acara tersebut.
“Jadi , selain Uas kita juga bisa sambil berkarya dan ngeluarin ide ide kreatif kita. Seru kan ilkom???? Walaupun generasi Milenial kita juga ga berhenti mengali kreatifitas kita untuk menciptakan art,” paparnya bangga.
Ini kreativitas kami, Mana kreativitas mu? Jangan pernah bosan untuk menciptakan seni! (Rara-Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Universitas Pasundan)




Discussion about this post