Seekor Tapir yang ditemukan warga di areal perkebunan PTPN III di Aek Songsongan, Asahan, Sabtu (17/8) lalu telah diserahkan ke Taman Hewan Pematangsiantar. Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan, diketahui hewan betina yang dilindungi itu tengah mengandung empat bulan.
Tapir berbobot sekitar 350 kilogram ini saat ditemukan, tengah terperosok di kubangan lumpur dan terluka. Setelah dievakuasi, oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Utara, Tapir tersebut diserahkan ke Taman Hewan Pematangsiantar, Senin (19/8).
Manajer Tamah Hewan Pematangsiantar, Sandha Oktafia Perkasa, membenarkan Tapir tersebut dalam kondisi hamil
“Tapir dalam kondisi sangat baik, dan telah menyesuaikan diri dengan tiga Tapir lainnya,” terang Sandha, Selasa (3/9) sekitar pukul 15.30 WIB.
Menurut Sandha, masa kehamilan Tapir 400 hari. Diperkirakan dalam 260 hari ke depan bayi Tapir akan lahir.
Masih kata Sandha, pihaknya sebagai pengelola Taman Hewan Pematangsiantar masih terus melakukan berbagai renovasi guna memberikan kenyamanan bagi para pengunjung. Tujuan renovasi, katanya, menjadikan Taman Hewan sebagai tempat rekerasi yang lengkap untuk dinikmati pengunjung yang kebanyakan datang dari luar Kota Pematangsiantar.
“Untuk pelajar kita berlakukan harga tiket Rp20 ribu, dan umum Rp30 ribu. Para pengunjung bisa menikmati semua fasilitas yang ada, yang memang dalam pengelolaannya kita buat sangat baik. Sehingga kita buat senyaman mungkin untuk para pengunjung,” ujar Sandha. (Hendri)




Discussion about this post