Sejumlah kaum ibu yang tergabung dalam The Power of Emak-emak Ujung Padang berharap Muhajidin Nur Hasim menjadi Bupati Simalungun. Mereka yakin, pria yang juga sering disapa Bang Hasim itu mampu menjadikan Kabupaten Simalungun menjadi lebih baik lagi.
Koordinator The Power of Emak-emak Ujung Padang, Kuswanto mengatakan hal itu dalam pertemuan perwakilan masyarakat dari beberapa kecamatan di Kabupaten Simalungun dengan Hasim, di lantai dua Convention Hall Siantar Hotel, Minggu (30/8/2020). Pertemuan tersebut juga dihadiri Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Hinca Panjaitan dan anggota DPR RI dari Komisi VII Muhammad Nasir.
Kuswanto mengatakan, mereka datang dari Kecamatan Ujung Padang dan menyatakan siap mendukung Hasim dan Tumpak Siregar (TPS) untuk menjadi Bupati-Wakil Bupati Simalungun.
“Kami datang dari Ujung Padang untuk menemui Bang Hasim ke Siantar sebagai bukti besarnya harapan kami kepada Bang Hasim. Kalau nantinya Bang Hasim menjadi Bupati Simalungun, semoga dapat mengabulkan cita-cita yang sampai saat ini belum terpenuhi,” ujarnya.
Diterangkannya, selama ini Kecamatan Ujung Padang selalu menjadi basis suara dalam Pemilukada Simalungun. Hanya saja, sejauh ini dampaknya belum ada dirasakan warga. Jikapun ada tuntutan yang dipenuhi, biasanya setelah warga melakukan unjuk rasa.
“Kami tidak meminta banyak. Yang kami mau untuk saat ini adalah pembangunan infrastruktur, seperti pengaspalan jalan. Kami juga dari generasi muda Ujung Padang meminta kepada Bang Hasim kalau nantinya duduk menjadi Bupati Simalungun agar kiranya melakukan MoU dengan perusahaan BUMN yang ada di Ujung Padang agar memanfaatkan anak-anak muda yang ada di Ujung Padang,” pintanya.
Kuswanto yang mengaku mewakili masyarakat Kecamatan Ujung Padang dari dalam lubuk hatinya menyatakan siap berjuang memenangkan Hasim-TPS menjadi Bupati-Wakil Bupati Simalungun.
“Saya siap berjuang bersama The Power of Emak-emak Ujung Padang,” tegasnya.
Hal senada disampaikan tokoh pemuda dari Sei Mangkei, Ari. Ia juga berharap, selain memikirkan infrastruktur, Hasim juga fokus pada generasi muda.
“Di Simalungun ini kan banyak perusahaan, baik swasta maupun milik negara. Saya berharap Bang Hasim melakukan pembicaraan dengan pihak perusahaan agar lebih mengutamakan anak-anak muda di daerah. Ada pemuda dari Simalungun, tetapi mereka mempekerjakan dari luar Simalungun,” tukasnya, seraya menambahkan agar ada pelatihan bagi para pemuda.
Harapan berbeda disampaikan Santun, warga Mariah Jandi. Katanya, jika nantinya Hasim terpilih menjadi Bupati Simalungun agar bisa menyelesaikan permasalahan antara masyarakat dengan pihak PTPN terkait konflik lahan dengan masyarakat.
“Sampai saat ini masih menjadi perdebatan panjang. Pihak kepolisian sudah beberapa kali menemui kami untuk mempertanyakan bukti. Kami sudah menjelaskan kalau kami sudah memberikan buktinya kepada pihak kepolisian, seperti peta persawahan dan bukti pembukaan tali air. Pemkab Simalungun sendiri sudah pernah mengeluarkan nama-nama yang belum mendapatkan ganti rugi. Jadi kami mohon kepada Bang Hasim nantinya kalau menang, bisa menyelesaikan permasalahan kami. Saya mewakili masyarakat siap mendukung Bang Hasim,” ujarnya.
Menanggapi keluhan masyarakat, Hasim mengatakan akan menyelesaikannya satu per satu. Menurutnya, hal utama yang mesti diketahui bahwa Hasim pulang kampung untuk melayani, bukan untuk dilayani.
“Jadi kalau tanpa dukungan dari Bapak Ibu sekalian, semua yang kita harapkan dan yang akan kita perjuangkan itu tidak akan tercapai. Saya memohon doa serta dukungan dari Bapak Ibu sekalian,” ujarnya.
Terkait masalah jalan, kata Hasim, memang menjadi tujuan utama dirinya pulang kampung. Sehingga dibuat ‘Hasim-TPS #Jalan Kita’.
“Permasalahan seperti agar adanya MoU dengan pihak perusahaan, sebelumnya kita sudah pernah melakukan pembicaraan agar lebih mengutamakan masyarakat Simalungun. Kalau nantinya saya menjadi Bupati Simalungun, saya sudah berdiskusi dengan Bang TPS maupun sahabat-sahabat saya, akan membuat pelatihan kepada calon-calon penerus di Simalungun,” ujarnya optimis. (*)




Discussion about this post