Hari baru saja berganti, Rabu (13/3) sekitar pukul 00.30 WIB. Saat itu, Soning (62) tengah tertidur pulas di rumahnya, di Dusun Sumberdadi, Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Jawa Tengah.
Tiba-tiba putranya, Muhammad Ikyu Avianto (22) mendekati Soning. Lalu, Avianto menggorok leher ibu kandungnya menggunakan sebilah parang.
Kapolsek Dawarblandong AKP Supriyadi mengatakan, saat kejadian korban sedang tidur pulas di dalam kamarnya. Pelaku tiba-tiba menggorok leher korban dengan sebilah pisau.
“Korban mengalami luka di leher bagian depan,” kata Supriyadi kepada wartawan di kantornya, Rabu (13/3).
Kasus penganiayaan ini terungkap setelah korban berlari ke luar rumah untuk meminta pertolongan warga. Dalam kondisi bersimbah darah, korban berusaha menyelamatkan diri dari upaya pembunuhan yang dilakukan putra kandungnya itu.
“Korban saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Rekso Waluyo, Kota Mojokerto,” ujar Supriyadi.
Dia menjelaskan, upaya penangkapan terhadap pelaku sempat berjalan alot. Pasalnya, usai menganiaya ibunya, Avianto bertahan di dalam rumah sembari membawa sebilah parang. Bahkan pelaku sempat merusak kaca jendela depan rumahnya menggunakan parang tersebut.
“Kami datangkan bantuan dari Satuan Sabhara Polres Mojokerto Kota sehingga pelaku berhasil kami tangkap,” terangnya.
Supriyadi menambahkan, pihaknya masih mendalami motif percobaan pembunuhan yang dilakukan Avianto kepada ibunya. Menurut dia, pelaku mempunyai riwayat gangguan kejiwaan. Sekitar dua tahun yang lalu, anak kandung Soning itu pernah menjalani pengobatan di Nganjuk.
“Pelaku kami tahan di polsek, akan kami evakuasi ke Rumah Sakit Jiwa Lawang, Malang,” tandasnya.
sumber:detikcom




Discussion about this post