Pendiri Yayasan Alusi Tao Toba, Togu Simorangkir seorang Pegiat Literasi yang akrab di panggil Bos Lebay itu pada Kamis (14/10) mendapat pesan dari Badan Bahasa Kemendikbud, sebagai penerima Anugerah Tokoh Kebahasaan dan Kesastraan untuk Kategori Pegiat Literasi, bedasarkan penilaian juri.
Ada sebuah Cerita unik Salah satu Lulusan S2 Oxford Brookes Study Konservasi Primata ini, ia pernah sewaktu dulu di katakan gila oleh orang di sekitar nya karena mengantongi puntungan rokok miliknya, niat nya supaya puntungan-puntungan rokok tersebut, tidak berserakan sembarangan ,sebuah bentuk kecintaan kepada lingkungan nya.
“Saya sewaktu dulu pernah dikatain gila karena di kantong saya penuh puntungan rokok semua, kalau saya selesai merokok , saya matikan dulu api rokok nya terus puntungan nya saya kantongin , orang katain saya gila, sebabkan kantong jadi bauk ya,mereka katakan begini, gila nya kau, kan ada kaleng-kaleng permen pagoda itu biar gak kotor kantong mu’, ya gimana gak kepikiran,” ungkapnya.
“Lantas ketika kamu tanya sama saya, apa tips dan motivasi untuk selalu berbuat kebaikan, Tidak ada tips dan motivasi berbuat kebaikan , itu harus murni dari perbuatan mu sendiri,’sambung nya lagi.
Dia juga mengatakan jika memulai kebaikan dari hal kecil saja, mulai dari diri sendiri, berbuat ikhlas setiap hari, apa yang bisa kita lakukan, yang berguna bagi lingkungan, tanpa harus berpikir berbuat kebaikan yang besar, untuk terkenal.
“Berbuat baik yang ikhlas adalah berbuat baik untuk kebaikan itu sendiri. berbuat baik dengan tidak mengharap balasan apapun dan dari siapapun. Tidak juga mengharap balasan pahala dari Tuhan. Ikhlas itu tanpa pamrih, tanpa harap, dan tanpa keinginan. Dia benar-benar murni dari perbuatan itu sendiri,” Tutur pegiat literasi itu. (Aldy S)




Discussion about this post