Peran Bhabinkamtibmas dalam mendukung ketahanan pangan kembali ditunjukkan Polsek Siantar Marihat Polres Pematangsiantar. Tak sekadar menyambangi petani, personel kepolisian ikut memberikan pendampingan agar hasil panen dapat dikelola dengan baik hingga siap dipasarkan.
Hal tersebut dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Simarimbun, Bripka Johannes C. Siregar, saat menyambangi petani binaannya, Dayan Hutabarat, di Simarimbun Dolok Gang Rimbun, Jalan Raya menuju Sidamanik, Kelurahan Simarimbun, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematangsiantar, Senin (20/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Kunjungan dilakukan setelah petani binaan tersebut menyelesaikan panen jagung. Hasil panen selanjutnya dipersiapkan untuk melalui proses penggilingan atau pemipilan sebelum dipasarkan.
Kapolsek Siantar Marihat AKP David Eka Putra, S.H., mengatakan pendampingan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung Program Ketahanan Pangan (Ketapang) sekaligus memperkuat hubungan antara Polri dengan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bripka Johannes menyampaikan kesiapannya untuk mendampingi petani apabila hendak menjual hasil panen jagung kepada Bulog Kota Pematangsiantar.
Tidak hanya soal pemasaran, Bhabinkamtibmas juga memberikan sosialisasi dan penyuluhan kepada petani mengenai pentingnya menentukan waktu panen yang tepat.
Petani diimbau melakukan panen jagung sesuai usia tanaman, sekitar 120 hari, sehingga hasil panen lebih mudah dipipil dan proses penjemuran dapat dilakukan dengan lebih baik.
Pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu petani menjaga kualitas hasil produksi sekaligus membuka akses pemasaran yang lebih baik.
Bagi Polsek Siantar Marihat, keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada produksi, tetapi juga bagaimana petani mendapatkan pendampingan sejak proses budidaya, panen hingga hasil pertanian siap dipasarkan.
Kapolsek menambahkan, kegiatan sambang petani juga memiliki tujuan yang lebih luas, yakni meningkatkan silaturahmi Bhabinkamtibmas dengan masyarakat, mencegah terjadinya tindak pidana serta memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Kehadiran Bripka Johannes di tengah aktivitas petani menjadi gambaran bahwa Bhabinkamtibmas tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan keamanan. Polisi juga dapat berperan sebagai mitra masyarakat dalam mendukung program pemerintah yang menyentuh langsung kehidupan warga.
Dari lahan jagung Simarimbun, ketahanan pangan terus diperkuat—panen bukan menjadi akhir, tetapi awal menuju hasil pertanian yang lebih bernilai dan bermanfaat bagi masyarakat.

