Sebuah video asusila berdurasi 1 menit 24 detik beredar viral di media sosial. Miris, dalam video tersebut tampak seorang wanita dicabuli oleh seorang pria berumur.
Video itu terekam di depan salah satu toko yang sudah tutup di Kawasan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Di dalam video tersebut tak seorang pun yang datang membantu si wanita itu.
Warga setempat mengenali perempuan yang diduga mengalami gangguan jiwa itu sebagai Gisel. Gisel ini hanya nama julukan saja bagi perempuan tersebut.
“Gisel itu julukan orang sini mas kepada orang gila perempuan yang setengah telanjang yang sering mondar mandir dikawasan puger. Entah siapa awal yang panggil Gisel saya juga kurang faham,” ungkap Astutik warga setempat.
Astutik menuturkan, jika sangat iba kepada Gisel yang telah di video sedang di Hohihe lelaki tua memakai sarung tepat didepan pertokoan. “Sangat kasihan sekali,Gisel saat itu sedang tidur lalu lelaki tua datang dan menyetubuhi Gisel,” tuturnya.
Terpisah Mulya Cahya tokoh pemuda Puger saat di konfirmasi perihal Viralnya Adegan tak senonoh tersebut juga mengatakan. “Terenyuh sekali saya melihat itu, harusnya warga mengagalkan upaya bapak tersebut mencabuli perempuan dengan mental sakit alias gila tersebut. Jangan malah dibiarkan dan ironisnya direkam pula,” ungkapnya.
Menurutnya, jika pelaku lelaki tua dalam adegan tak senonoh itu juga kondisi kejiwaan tergangu.dirinya berharap peran pemerintah sigap dalam hal ini. “Karena jika ini dibiarkan kurang baik dampaknya. Salah satunya kan Gisel nama julukan itu tidak memakai baju dan itu berdampak kurang baik kepada tumbuh kembang anak di wilayah Puger karena dia sering mondar mandir dan itu jadi tontonan semua kalangan,” ujarnya.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Puger AKP Ribut Budiono mengatakan kedua pemeran dalam video cabul di depan sebuah toko di Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, sama-sama mengalami keterbelakangan mental.
“Keduanya memang kondisi kejiwaan sakit dan yang sangat kita sayangkan yaitu orang yang mem Vidio dan menyebarkan adegan tidak senonoh dua insan manusia berlawanan jenis tersebut pas di depan pertokoan,” katanya.
Ribut juga menambahkan pihaknya akan berkoordinasi dengan Polres Jember untuk menyelidiki siapa pengambil video dan penyebarnya. Apakah sengaja menyebar atau disebarkan oleh orang yang bersangkutan.
“Karena yang mempunyai alat yaitu Polres Jember tentang IT dan kami berkoordinasi dengan pihak polres,” katanya. Salah satu warga Bernama Sukat juga mengatakan jika pelaku lelaki di adegan tersebut masih tetangganya yaitu warga kecamatan Puger dan kondisi kejiwaan juga labil.
—-Sumber dari suarajtimpost.com—–




Discussion about this post