Oleh karena itulah, Pemda Samosir melihat ini suatu event yang strategis, yang mampu mendatangkan banyak orang sehingga diagendakan menjadi event tahunan dan tetap menjalin kerjasama yang baik dengan Henry Manik putra Samosir.
Festival musik yang akan digelar 25 Agustus 2018 di Tuk Tuk Siadong – Samosir ini menjadi berbeda dari semua festival musik yang sudah ada selama ini, baik di dalam maupun diluar negeri,alasannya karena setiap artis/musisi yang terlibat baik yang dari Eropa maupun Indonesia wajib harus bisa membawakan lagu lagu daerah Batak. Sehingga setiap orang yang terlibat butuh persiapan lama, khusus dalam mempelajari lagu lagu Batak.
Keunikan konsep ini merupakan salah satu nilai tarik buat banyak orang untuk hadir menyaksikan aksi panggung para artis ini. Secara tidak langsung, dengan konsep event yang seperti itu, nilai Habatakon, terangkat dan lebih diperkenalkan kedunia yang lebih luas lewat jalur musik.
Kita ingin menunjukkan, bahwa lagu Batak itu sangat indah dan flexible , bisa digubah kesegala genre musik yang ada. Tentu, nilai promosi akan daerah sangat terkandung juga didalamnya.Event ini memberi dampak positive kebanyak hal.




Discussion about this post