Hermann Delago sebagai pencetus ide ini mulai dari awal, akan selalu dilibatkan selama event ini digelar dan selama beliau bersedia. Walaupun nanti dikedepannya hanya sekedar menyapa pengunjung dari panggung.
Hal ini bagi Henry Manik yang bertindak sebagai Projek Manager merupakan bentuk appresiasi dan rasa hormat atas apa yang dilakukan Hermann Delago terhadap musik Batak baik di Austria sendiri.
Penampilan Nadine Beiler tahun lalu di Samosir, sangat dikagumi seluruh pengunjung. Karakter vokalnya yang tinggi dan indah, dan mampu mengeluarkan ucapan kata kata terhadap lirik lagu lagu Batak dengan begitu kental persis seperti orang Batak sendiri.
Tidak mudah untuk bisa melibatkan artis Eropa se level Nadine Beiler, dan bisa diarakahkan untuk membawakan lagu daerah.Secara umum,untuk mendapatkan Artis dari mana saja,ketika ada suatu kewajiban lagu yang harus dibawakan pasti tidak mudah.
Henry Manik memiliki cara khusus untuk mencari dan melakukan pendekatan yang baik terhadap artis artis selama ini.
Keindahan Samosir , keramahan orang daerah serta keunikan musik dan Budaya Batak,serta keprofesionalan semua tim panitia yang mengurusi event menjadi daya tarik utama Nadine untuk ingin kembali tampil di Samosir tahun ini, dengan membawakan beberapa lagu Batak yang baru, yang harus dipelajarinya selama ini.
Demikian juga Band pengiring band dari Austria JB’S Band. Sebuah band anak muda, yang semuanya berlatar belakang pendidikan musik dari Conservatorium, dan sudah memiliki banyak aksi panggung di Eropa. Keinginan memberi sedikit warna dengan tambahan flute/sulim di arrangement musik mereka nanti, kali ini salah satu Flute Player dari Vienna ikut dilibatkan.




Discussion about this post