Berita Siantar News Corner
No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL
No Result
View All Result
Berita Siantar News Corner
  • SMSI
  • google news
  • danautoba.co.id
  • BERITA SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMUT
  • NASIONAL
  • BERITA PERISTIWA
Iklan
Beranda RAGAM LIFESTYLE
Yuk, Kenali Lima Motif Batik Indonesia

Beberapa motif batik yang ada di Indonesia.

Yuk, Kenali Lima Motif Batik Indonesia

Editor: NEWSCORNER.ID
2 Oktober 2020 | 06:26 WIB
in LIFESTYLE
0
Iklan
12
SHARES
15
VIEWS

 

Batik merupakan kekayaan seni yang telah menjadi kebanggaan Indonesia sejak dulu dan memiliki motif yang sangat beragam. Keindahan dan elegannya motif batik tertuang oleh para perajin untuk menggambarkan keindahan alam di Tanah Air.

Di berbagai daerah, motif batik kerap dikembangkan dan bervariasi. Seperti apa motif batiknya dan dari daerah mana saja? Dikutip dari berbagai sumber, yuk simak berikut rangkuman aneka corak batik Indonesia di Momen Hari Batik Nasional.

 

– Mega Mendung

Cirebon memiliki motif batik khas Mega Mendung yang sudah dikenal oleh masyarakat, baik di Indonesia maupun luar negeri. Ide motif dengan sekumpulan awan di langit itu terbentuk saat langit hendak hujan dan terlihat begitu indah.

Untuk artinya sendiri, motif Mega Mendung dengan warna dasar merah dan awan biru bermakna akan cara manusia meredam amarahnya. Diharapkan hati manusia bisa tetap tenang meskipun dalam keadaan marah, seperti halnya awan yang muncul saat cuaca mendung yang dapat menyejukkan suasana di sekitarnya.

 

– Jepara

Sejak zaman R.A. Kartini, batik Jepara sudah mulai dikembangkan oleh penduduk setempat. Batik Jepara berkembang dengan batik – batik daerah nusantara lainya tetapi tidak sepopuler batik seperti batik Surakarta dan batik Yogyakarta. Walau tidak sepopuler batik-batik di daerah tersebut batik Jepara hingga kini masih tetap terjaga eksistensinya.

Dari sisi motif, ukiran khasnya terletak pada keterkaitan budaya serta kayu asal Jepara dan tertuang di karya kain batik yang sudah dikenal oleh khalayak. Motif batik Jepara yang populer salah satunya adalah Motif Parang Jeporo.

– Solo

Kota Solo, merupakan salah satu daerah yang memiliki batik dengan motif khas dan bermakna dalam. Untuk warna dominannya sendiri cukup khas yakni hitam dan cokelat. Batik khas ini biasanya dibuat dengan cara tradisional yaitu dengan cara ditulis manual atau sering disebut dengan batik tulis. Namun saat ini banyak juga yang dibuat dengan cara dicap.

Salah satu yang cukup populer yaitu Batik Motif Sidomukti. Sidomukti berasal dari dua kata, yaitu “sido” yang artinya menjadi dan “mukti” yang artinya mulia atau sejahtera. Artinya, motif batik ini berisi harapan agar menjadi mulia atau sejahtera. Batik ini biasanya digunakan pada prosesi pernikahan adat jawa.

– Papua

Batik Papua dengan keunikan corak dan motif yang eksotis, menambah keanekaragaman seni budaya batik Indonesia. Mengangkat perpaduan antara motif etnik khas Papua dengan warna-warna yang cerah membuat batik Papua ini meemiliki keunikan tersendiri.

Adapun pembuatannya adalah dengan cara ditulis atau bisa juga dicap, yang mana masyarakat Papua juga senang menggambarkan alam dan kebudayaan mereka di atas motif batik. Salah satunya motif Burung Cendrawasih yang merupakan fauna khas tanah Papua, memiliki bulu dan ekor yang indah. Lewat batik motif cendrawasih ini seolah menyampaikan pesan dari mana batik ini berasal. Yang mana motif yang melekat menggambarkan kedekatan dengan alam yang lebih nyata.  Warna-warna batiknya didominasi dengan warna hijau, merah, kuning yang keemasan.

 

– Jambi

Kain batik dibawa dan diperkenalkan pertama kali di daerah ini oleh Haji Muhibat pada tahun 1875. Saat itu, ia berserta keluarganya datang dari Jawa Tengah untuk menetap di Jambi. Pada masa itu batik hanya dipakai oleh kaum bangsawan dan raja Melayu Jambi sebagai pakaian adat.

Motifnya pun masih sangat terbatas, bercorak ukiran seperti yang ada pada rumah adat Jambi. Namun seiring berjalannya waktu, semakin banyak rakyat biasa yang menggunakan batik dan motif yang tadinya terbatas untuk kalangan istana pun sudah boleh dipakai oleh masyarakat di luar istana.

Motif batik Jambi terinspirasi dari lingkungan sekitar Jambi, seperti tanaman dan hewan. Motif batik Jambi yang terkenal antara lain kepak lepas, cendawan, ayam, anggur, kaco piring, kupu-kupu, kembang duren, keladi, angsoduo dan lain-lain.

 

Discussion about this post

Berita Terbaru

NEWS

Bobby Bongkar Kelalaian Biro Kesra Abu Kosim, Pemprov Terpaksa Sewa Extra Flight

1 Juli 2026 | 18:20 WIB
NEWS

Budaya K3 Jadi Prioritas, Pelindo Regional 1 Gelar Pelatihan Safety Awareness

1 Juli 2026 | 17:06 WIB
NEWS

RSUD Tarutung Laksanakan Rapat Hasil Telusur Dokumen Akreditasi

30 Juni 2026 | 17:11 WIB
NEWS

Razia Narkoba di Kafe Kita Patumbak Berakhir Ricuh, Empat Orang Ditahan Diduga Provokasi dan Rusak Mobil Dinas

30 Juni 2026 | 15:46 WIB
NEWS

Jono Silalahi Nahkodai IPK Pematangsiantar, Fokus Restrukturisasi dan Pembenahan Organisasi

30 Juni 2026 | 14:25 WIB
MEDAN CORNER

Kapolrestabes Medan Cup Road to Kapolri Cup 2026 Jadi Wadah Lahirkan Atlet Esports Berprestasi

29 Juni 2026 | 17:02 WIB
NEWS

GEMES 2026 Kembali Disorot, Hamburkan Uang Rakyat Rp2,5 Miliar dan Minim Inovasi

28 Juni 2026 | 12:14 WIB
MEDAN CORNER

Polrestabes Medan Hadirkan Panggung bagi Musisi Jalanan di Hari Bhayangkara ke-80

27 Juni 2026 | 19:03 WIB
NEWS

Xtracare PLN UP3 Pematangsiantar Kembali Hadirkan Kepedulian, Salurkan 15 Paket Sembako kepada Masyarakat

27 Juni 2026 | 16:52 WIB
NEWS

Gebrakan Nyata Pemkab Taput: Kunker di Pangaribuan, Bupati JTP Hutabarat Salurkan Bantuan Masif dan Pastikan Perbaikan Infrastruktur 

27 Juni 2026 | 11:29 WIB
NEWS

Bupati Tapanuli Utara Lantik 23 Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara

26 Juni 2026 | 11:32 WIB
POLITIK

DPP GPM Desak Evaluasi Total Latsarmil Kopdes: Negara Tidak Boleh Terjebak Candu Militeristik

26 Juni 2026 | 10:28 WIB
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport

No Result
View All Result
  • NEWS
    • Nasional
    • Peristiwa
    • Regional
      • Siantar
      • Simalungun
      • Sumut
  • RAGAM
    • BISNIS
    • HUKUM
    • KABAR MILITER
    • LIFESTYLE
    • POLITIK
  • SEREMONI
  • sosial
  • Suara Rakyat
  • Tokoh
  • VIRAL

© 2026 Newscorner.id

rotasi barak news berita hari ini sumatera utara penipu sport