Angka kecelakaan lalu lintas masih tinggi, ada 573 korban kecelakaan selama Tahun 2019 di wilayah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Kejadian tersebut didominasi oleh faktor human eror (kesalahan manusia).
Dari 371 kasus kecelakaan yang terjadi, sebanyak 105 korban kecelekaan meninggal dunia, sementara itu 67 orang luka berat dan 400 luka ringan.
Hal tersebut diungkapkan Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu Sik dalam konferensi pers akhir tahun yang digelar pada Selasa(31/12) sore di Aspol Polres Simalungun, Jalan Sangnawaluh, Pematangsiantar.
Dalam konferensi pers tersebut juga diungkapkan, Polres Simalungun dalam kurun waktu setahun terakhir berhasil menekan angka tindak pidana sekitar 15 persen dari tahun sebelumnya.
Selama tahun 2019, kata Heribertus, ada 1220 jumlah tindak pidana dan sebanyak 886 kasus berhasil diungkap. Dengan hitungan keberhasilan sebesar 72,62 %.
Sementara untuk kasus tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, ada 204 tindak pidana dengan 292 orang tersangka yang didominasi narkoba jenis sabu.
Untuk tindak pidana kasus perjudian, selama kurun waktu setahun ini Polres Simalungun ada 95 orang pria dan 3 orang yang diamankan. Kasus judi pun didominasi jenis tebak angka.
Lima kasus pencurian kendaraan roda empat dan dua kasus pembunuhan terjadi dan berhasil diungkap selama tahun 2019.
Di akhir kegiatan tersebut, Kapolres Simalungun menghimbau agar masyarakat tidak merayakan malam pergantian tahun dengan berlebihan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Rayakan lah malam pergantian tahun dengan kegiatan positif. Melapor ke pada kepolisian terdekat setiap penyelenggaraan perayaan tahun baru baik di dalam maupun luar ruangan yang berpotensi terjadi konsentrasi massa,” himbaunya.
Konferensi pers ini juga dihadiri oleh Wakapolres Kompol Ama Khoita Hia, Kabag Ops Kompol Widodo, Kasat Reskrim AKP Agus Setiawan, Kasat Intelkam AKP Restuadi, Kasubag Humas Iptu Lukman Hakim Sembiring dan Kanit Provost Iptu Alwan.
Terakhir Kapolres mengingatkan agar tidak mengkonsumsi narkoba serta minum minuman keras secara berlebihan.




Discussion about this post